Suara Denpasar- Pelatih Bali United Stefano Cugurra berikan komentar menohok terkait diberhentikannya kompetisi Liga 2 dan tidak adanya degradasi di kompetisi Liga 1.
Dilansir melalui situs resmi Bali United, pelatih yang akrab disapa Teco tersebut mengatakan hilangnya sistem degradasi dan kompetisi Liga 2 yang tidak berjalan, akan membuat kompetisi sepak bola menjadi tidak sehat.
Menurut pelatih yang membawa Bali United juara Liga 1 secara “back-to-back” itu, apabila Liga 1 dapat terlaksana pasca Tragedi Kanjuruhan, maka Liga 2 pun seharusnya bisa dilaksanakan sebab mereka tetap menjalani program latihan.
“Menurut saya pasti kurang bagus buat Indonesia. Waktu Liga 1 jalan, seharusnya Liga 2 juga sudah jalan. Waktu bubble kali lalu banyak yang kritik karena enam pertandingan waktu mepet. Tapi lebih baik jalan daripada tidak sama sekali,” kata Teco.
“Saya tahu beberapa tim Liga 2 ada latihan. Tentu ini situasi tidak bagus untuk pelatih dan pemain yang terus menjalani latihan tanpa jelas kapan kompetisi terlaksana.”
“Ketika tidak ada kompetisi pasti banyak pihak yang akan rugi, dari klub, pelatih, pemain, dan suporter yang ingin menonton,” tambahnya.
Kompetisi Liga 1 saat ini memiliki 18 tim peserta, dengan enam tim peringkat teratas memiliki poin yang tidak terlalu berbeda jauh.
Mereka di antaranya adalah PSM Makassar di posisi pertama dengan 34 poin, disusul Bali United, Madura United, Persib Bandung dengan 33 poin dan Persija Jakarta serta Borneo FC Samarinda dengan 32 poin.
Sementara itu di posisi tiga terbawah, dihuni oleh tim-tim seperti Barito Putera dengan 15 poin, Dewa United 14 Poin, dan Persik Kediri dengan 10 poin.
Baca Juga: Tangkap Lukas Enembe, Ketua KPK Klaim Dapat Dukungan dari Tokoh Papua
Dengan kondisi yang seperti itu, Teco menilai tim-tim yang masih akan berjuang hanyalah tim-tim yang berada di papan atas.
Sedangkan tim-tim yang di papan bawah sudah tidak memiliki gairah kompetisi lagi karena tidak adanya degradasi.
“Kemudian soal Liga 1, baru kita bicara ada enam tim yang berjuang di atas dan ada beberapa yang berjuang di bawah klasemen.
“Saat tidak ada degradasi, menurut saya yang di papan atas tetap kerja keras untuk bisa juara, sementara tim yang ada di bawah sudah hilang fokus karena tidak ada degradasi. Ini situasi buat hilang kualitas di Liga Indonesia,” tuturnya.
Tidak adanya sistem degradasi di Liga 1 musim 22/23 ini adalah buntut dari tidak dilanjutkannya kompetisi Liga 2 yang membuat tidak adanya tim promosi untuk bermain di kasta tertinggi musim depan.
Bali United dijadwalkan akan bertanding melawan Persija Jakarta pada pekan pembuka putaran kedua Liga 1 22/23, Minggu (15/1) malam di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Dewa United vs Persis Solo: Laskar Sambernyawa Memburu Kemenangan
-
Prediksi Susunan Pemain Dewa United vs Persis Solo: Tampil dengan Kekuatan Terbaik
-
Ini Link Live Streaming PSM Makassar vs PSS Sleman: Misi Super Elja Mencuri Poin
-
3 Klub Liga 2 Ini Kompak Tolak Kompetisi Dihentikan, Persipal Palu Ungkap Adanya Pemalsuan Surat Kesepakatan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam