Suara Denpasar- PSIS Semarang Resmikan Pelatih Asal Jepang Usai Ditinggal Ian Andrew Gillan? Cek Faktanya.
PSIS Semarang berencana untuk mempertahankan Ian Andrew Gillan sebagai pelatih kepala hingga kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 berakhir.
Namun sayang, Ian Andrew Gillan yang diangkat sebagai pelatih kepala sementara setelah pemecatan Sergio Alexandre hingga saat ini dinyatakan masih berada di Skotlandia usai kompetisi putaran pertama dituntaskan.
Sehingga, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi memutuskan untuk mendatangkan pelatih kepala secepatnya.
"Kami akan mencari pelatih kepala secepatnya. Untuk sementara akan dipimpin tim pelatih yang ada," katanya dikutip melalui AntaraNews beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, PSIS Semarang kini santer dikaitkan dengan pelatih asal Jepang Keisuke Honda.
Hal ini berawal dari unggahan Keisuke Honda di akun twitter-nya. Ia menyebut bhwa dirinya sedang berada di Indonesia untuk memulai hal baru di tanah air.
“Indonesia. Populasi adalah 270 juta. Usia rata-rata adalah 29 (46 di Jepang). PDB per kapita adalah 4.300 USD (Jepang adalah 39.000 USD)," tulis Keisuke Honda dikutip dari semarang.suara.com.
"Saya di Jakarta sekarang, dan saya benar-benar merasakan energi dari seluruh kota. Saya akan mulai memulai startup ini tahun ini," tambahnya.
Baca Juga: Dijual Rp40 Miliar, Intip 9 Potret Rumah Muzdalifah yang Punya Masjid Hingga Tower!
Unggahan tersebut pun ditanggapi Taisei Marukawa yang merupakan pemain PSIS Semarang. Dimana mantan pemain Persebaya Surabaya ini menyarankan agar Keisuke Honda untuk menandatangani kontrak dengan klub di Indonesia.
Atas hal tersebut, Yoyok Sukawi pun menyinggung mengenai sejumlah hal yang berhubungan dengan Jepang.
Lalu apakah PSIS Semarang meresmikan pelatih asal Jepang tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim suaradenpasar.com, hingga saat ini PSIS Semarang belum meresmikan pelati kepala meski kompetisi putaran kedua sudah kembali digelar sejak 14 Januari 2023 lalu. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Fix! PSIS Semarang Coret 4 Pemain, Taisei Marukawa Ajak Pelatih Asal Jepang Bergabung?
-
Bos PSIS Yoyok Sukawi Akhirnya Buka Suara Hubungannya dengan Junianto, 'Kalau Tidak Mau Jangan Dipaksa'
-
Vivi Novika Tampil Cantik Hingga Netizen Sebut Bek PSIS Dewangga Dibuat Menyesal, Makin Berisi
-
Yoyok Sukawi Diserang Warganet, Tagar CEO PSIS Semarang Out Menggema di Media Sosial
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
-
Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
4 Rekomendasi HP Infinix Baterai Jumbo Paling Murah yang Tahan Lebih dari Dua Hari
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Huawei Watch GT Runner 2 Meluncur Global: Smartwatch Ringan dengan Fitur Lari Canggih
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk