- Riset AAA mengungkapkan efisiensi mobil listrik dan hybrid menurun signifikan ketika digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem.
- Pengujian laboratorium menunjukkan suhu dingin ekstrem menurunkan jarak tempuh mobil listrik hingga 39 persen pada suhu tertentu.
- Efisiensi bahan bakar mobil hybrid terbukti ikut menurun hingga 22,8 persen saat dioperasikan pada kondisi suhu rendah.
Suara.com - Jarak tempuh mobil listrik dan mobil hybrid termasuk efisiensi bahan bakarnya di kondisi nyata ternyata tidak selalu sama seperti klaim pabrikan.
Hal tersebut diketahui dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari gaya berkendara hingga kondisi jalan. Selain itu, suhu lingkungan juga disebut memiliki pengaruh besar terhadap performa kedua jenis kendaraan tersebut.
Riset terbaru dari AAA menunjukkan mobil listrik dan hybrid sama-sama mengalami penurunan efisiensi saat digunakan di cuaca ekstrem.
Dalam pengujiannya, AAA menggunakan tiga mobil listrik dan tiga kendaraan hybrid yang diuji di laboratorium menggunakan dynamometer, yakni alat simulasi yang memungkinkan kendaraan diuji layaknya sedang melaju di jalan.
Selama pengujian, suhu kabin kendaraan diatur di kisaran 22 derajat Celcius. Sementara suhu ruangan dibuat dalam tiga kondisi berbeda, yakni minus 6,7 derajat Celcius, 23,9 derajat Celcius sebagai kondisi ideal, dan 35 derajat Celcius untuk mensimulasikan cuaca panas.
Dengan suhu 23,9 derajat Celcius sebagai acuan, AAA menemukan bahwa ketika temperatur naik hingga 35 derajat Celcius, mobil listrik mengalami penurunan jarak tempuh rata-rata sebesar 8,5 persen. Pada kondisi yang sama, efisiensi energinya juga turun sekitar 10,4 persen.
Sementara itu, kendaraan hybrid justru mencatat penurunan yang sedikit lebih besar saat cuaca panas dengan efisiensi bahan bakar turun hingga 12 persen.
Adapun ketika suhu diturunkan menjadi minus 6,7 derajat Celcius, mobil listrik mengalami dampak paling signifikan. Dalam kondisi tersebut, efisiensi kendaraan listrik tercatat turun hingga 35,6 persen yang membuat jarak tempuhnya menyusut rata-rata sampai 39 persen.
Kendaraan hybrid pun ternyata ikut terdampak saat cuaca dingin. AAA mencatat efisiensi bahan bakar mobil hybrid turun hingga 22,8 persen pada temperatur yang sama.
Baca Juga: Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
“Mobil listrik memang sangat efisien saat digunakan pada suhu moderat, namun performanya bisa turun cukup signifikan ketika cuaca terlalu dingin,” ujar Greg Brannon, Direktur Automotive Engineering and Research AAA, dikutip dari Carscoops, Sabtu (9 Mei 2026).
Menariknya, Brannon juga mengaku cukup terkejut saat melihat kendaraan hybrid ikut mengalami penurunan efisiensi bahan bakar hingga hampir 23 persen pada suhu rendah.
Dengan demikian, Brannon menyarankan konsumen yang ingin membeli mobil listrik ataupun hybrid untuk mempertimbangkan kondisi iklim, biaya energi, serta pola penggunaan kendaraan agar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya