Suara Denpasar- Berikut merupakan beberapa negara yang bisa menjadi lawan Timnas Indonesia anak asuh Shin Tae-yong dalam persiapannya di Piala Asia 2023.
Tentunya setelah melakoni Piala AFF 2022, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong akan beristirahat dan bakal melakoni laga pada FIFA Matchday Maret 2023.
Ajang FIFA Matchday pertama di tahun 2023 ini sendiri dijadwalkan jatuh pada bulan Maret mendatang, tepatnya sejak tanggal 20 hingga 28 Maret mendatang.
Tentunya ajang FIFA Matchday tersebut bakal dimanfaatkan oleh Shin Tae-yong dalam persiapannya menuju Piala Asia 2023, yang kemungkinan bakal dihelat di Qatar.
Selain itu, FIFA Matchday Maret ini bakal dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia untuk mendongkrak peringkatnya di FIFA. Karena Indonesia saat ini masih berada pada peringkat 151 dunia.
Namun agar rankingnya naik dan mendapat poin banyak, Timnas Indonesia harus menang atas lawan-lawan yang berada di atas peringkatnya di ranking FIFA, seperti halnya Curacao pada September 2022 lalu.
Dilansir dari Twitter @regista.ind, berikut 5 Negara yang cocok menjadi lawan tanding Timnas Indonesia pas FIFA Matchday Maret ini, dalam persiapan Piala Asia 2023.
1. Timnas Thailand
Timnas Thailand merupakan salah satu lawan yang cocok dihadapi oleh Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday Maret ini.
Baca Juga: Minta Formula E Jakarta 2023 Tak Pakai APBD, Ketua DPRD DKI ke Jakpro: Cari Sponsor Sendiri
Thailand berada pada peringkat 111 dunia pada rangking FIFA, dan merupakan lawan yang pas untuk menaikan rangking FIFA timnas Indonesia.
Pada pertemuan terakhirnya di Piala AFF 2022 lalu, Timnas Indonesia harus berbagi angka (0-0) dengan Thailand di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.
2. Timnas Kazakhstan
Timnas Kazakhstan merupakan negara yang memiliki rangking lebih tinggi daripada Timnas Indonesia dengan menempati peringkat 115 dunia.
Tentunya timnas Kazakhstan bakal cocok menjadi calon lawan Indonesia, karena di Piala Asia nanti bakal menghadapi tim-tim asal regional Asia Tengah seperti mereka.
3. Timnas India
Berita Terkait
-
Final Piala AFF Leg 2: Pertarungan 2 Penyerang Mematikan dari Asia Tenggara
-
Isyarat Wilujeng Sumping Persib Bandung Mengarah Nomor 12 Timnas Indonesia, Fullback Kiri Shin Tae yong Ditebak Bobotoh
-
Karim Benzema Jawab Isu Dipulangkan Cepat saat Piala Dunia 2022: Itu Rumit
-
Saat Asnawi Mangkualam 'Nagkring' Bareng Anak Shin Tae Yong Shin Jae Hyuk dan Lee Sang Min di Ansan Greeners FC
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional