Suara Denpasar – Kisah Tiko merawat ibunya, Eny Sukaesih selama 12 tahun hingga tanpa listrik dan air masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Terungkap pula alasan kenapa Tiko lebih memilih ibu Eny, daripada ayahnya, Herman Moedji Susanto. Apakah faktor galak?
Sudah sebulan ini, kisah Tiko banyak diungkap ke publik. Perhatian dari masyarakat juga cukup banyak karena keteguhannya marawat sang ibu yang merupakan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).
Banyak bantuan mengalir ke Tiko. Dari bantuan pemasangan listrik dan air PAM, sejumlah orang yang membantu membersihkan hingga mengecat ulang rumahnya, hingga memberikannya pakaian.
Beberapa pihak lagi menawarinya pekerjaan, atau siap memodalinya dalam usaha.
Pertanyaan besar mengapa Tiko lebih memilih ikut ibunya daripada sang ayah. Hal itu dia sampaikan kepada Arie Untung dalam kanal Youtube CERITA UNTUNGS.
Tiko menjelaskan, ketika masih kecil dia pernah marasakan hidup dimanja kedua orang tuanya. Mau apa saja dibelikan. Contoh minta Playstation, dia dibelikan. Minta mainan apa saja dibelikan.
Sekolah juga diantar dan dijemput pakai mobil. Sebab, bapak dan ibunya saat itu memang masih orang berada. Jadi rekanan di Departemen Keuangan.
“Kehidupan dulu itu benar-benar jauh berbanding dibanding yang sekarang,” aku pemuda 23 tahun ini kepada Arie Untung
Tiko melanjutkan, kondisi itu berlangsung sejak dia kecil hingga kelas 5 SD. Kemudian, saat dia kelas 5 SD, ayah ibunya kerap cekcok. “Bahkan ributnya pun sampai ke fisik,” kata dia.
Baca Juga: Geger! Ditemukan Emas Harta Karun di Brankas Tiko, Eks Karyawan Ibu Eny Ungkap Semua, Cek Faktanya
Cuma Tiko tidak tahu persoalannya apa. Hingga sekitar dia awal kelas VI SD, ayah dan ibunya berpisah.
“Yang aku ingat pada saat pisahnya itu ‘Tiko mau iku mamah atau papah’,” cerita dia.
Tiko pun mengungkap bahwa dia akirnya memilih sang mama, yakni ibu Eny, ketimbang ikut ayahnya, Pak Herman Moedji. Sebagai anak yang masih kecil, dia punya alasan mengapa memilih sang ibunda.
“Aku dulu milih ikut mamah karena tahunya papah galak. Dulu kan masih kecil, gak tahu apa-apa. Yang sering kena omelan itu dari papah. Jadi, ah ikut mamah aja, papah galak, gitu,” jelasnya.
Setelah Pak Herman tidak tinggal bersama lagi, kondisi ekonomi Bu Eny dan Tiko terus menurun. Bahkan, Tiko sampai jualan kue yang dibuat ibunya. Kue itu dia titip-titipkan di warung. Tiko pun putus sekolah.
Karena jualan kue tidak terlalu berjalan maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup, akhirnya mulai menjual perabotan rumah tangga. Tiko kemudian menjadi petugas security di kompleks.
Tiga tahun terakhir, kondisi Kesehatan jiwa Bu Eny makin memburuk. Dia mengalami gangguan jiwa. ODGJ. Disebut memiliki skizofrenia. (*)
Berita Terkait
-
Viral! Seorang Ibu Sebut Rumah Tiko Banyak Aura Negatif Hingga Meraung, Warganet: 'Aura Kasih Ada Ga Bu?'
-
12 Tahun Tak Pernah Dibuka, Tiko Temukan Barang Berharga Ini di Kamar Bu Eny, Isinya Mengejutkan
-
Viral Ditemukan Benda Aneh Dibungkus Kain Putih di Halaman Rumah Tiko, Saat Dibuka Ternyata? Cek Faktanya
-
Terbaru! Hari Ini Presiden Siapkan Pesawat Pribadi Pulangkan Ibu Eny & Tiko dari Singapura, Jokowi Tak Sabar Melihat Kesembuhan Ibu Eny? Cek Fakta
-
Isu Ditemukan Brankas Emas di Rumah Tiko, Youtuber Ini Beri Kesaksian: Di Dalem Banyak Banget..
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Kota Padang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan