/
Jum'at, 20 Januari 2023 | 12:30 WIB
Siti Nurbaya Diselamatkan Megawati (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Kocok ulang atau reshuffle kabinet belakangan kian kencang berhembus. Apalagi, setelah hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Surya Paloh sedang tidak baik-baik saja. Ini menyusul sikap Nasdem yang mengusung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024 nanti.

Partai pendukung Jokowi di kabinet yakni PDI Perjuangan tentu memiliki kepentingan agar menteri Nasdem dalam pemerintahan segera diganti.

Tiga menteri dari elite Nasdem itu adalah Yahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian), Siti Nurbaya Bakar (Menteri LHK), dan Johnny G Plate (Menkominfo).

Perihal isu kocok ulang kabinet itu, analisa politikus senior PDI Perjuangan  Panda Nababan. Akan ada satu menteri dari Nasdem yang kemungkinan akan selamat dari resuffle. Yakni Siti Nurbaya.

"Kalau feeling aku Siti Nurbaya enggak akan dicopot karena dia ini kan kesayangan Ibu Mega," kata Panda saat hadir dalam podcast Uya Kuya yang dikutip denpasar.suara.com, Jumat 20 Januari 2023.

Dia mengatakan, sebenarnya untuk kocok ulang kabinet tidak perlu dilakukan. Sebab, figur menteri yang ada saat ini sudah paten berisi orang yang berkompeten.

"Sekarang ini menteri paten-paten. Apalagi yang perempuan-perempuan ini ada Retno, Sri Mulyani, Siti Nurbaya," jelasnya.

Namun demikian, itu tentu berpulang pada Jokowi. "Mana kita bisa menduga orang Jawa yang satu ini," kelakar dia soal pandangan Jokowi yang sulit ditebak.

Selain menanyakan soal isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Uya Kuya juga menanyakan soal calon presiden yang akan diusung PDI Perjuangan dalam pemilu 2024 nanti.

Baca Juga: FX Rudy, Preman Megawati: Jadi Walkot Solo Tak Pernah Korupsi dan Jual Jabatan

Apakah Ganjar Pranowo atau Puan Maharani? Soal itu, Panda enggan menjawab.

Sebab, dia trauma setelah disemprot Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati karena lancang mengumumkan Jokowi sebagai calon presiden beberapa tahun silam.

Mengingat, untuk pengumuman nama calon presiden adalah hak ketua umum PDI Perjuangan. ***

Load More