Suara Denpasar – PSIS Semarang akhirnya menambah kembali kekuatan baru untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2022-2023 Indonesia, ,tak tanggung-tanggung manajemen langsung menambah dua pemain untuk memperkuat tim.
Pemain yang baru direkrut PSIS Semarang tersebut, keduanya merupakan berposisi sebagai pemain belakang. Kedua pemain tersebut adalah Brandon Scheunemann dan Fathul Ihsan.
Kedua pemain yang jadi rekrutan anyar PSIS Semarang merupakan pemain yang terbilang masih muda, lantaran pada saat ini Brandon Scheunemann masih berumur 17 tahun dan Fathul Ihsan 20 tahun.
Sebelum direkrut oleh Laskar Mahesa Jenar, Brandon pernah membela PSIS Elite Pro Academy (EPA) di kompetisi EPA 2021, sedang Fathul Ihsan merupakan mantan pemain klub Liga 2 Kalteng Putra dan sebelumnya sempat membela tim EPA PS Barito Putera.
Yoyok Sukawi berharap kedua pemain anyar tersebut bisa membuktikan kalau mereka layak direkrut PSIS Semarang.
Kedua pemain tersebut juga memiliki tinggi badan yang ideal sebagai pemain belakang, Brandon memiliki tinggi badan 186 cm dan Ihsan memiliki tinggi badan 183 cm.
“Brandon dan Ihsan kami datangkan setelah proses pemantauan. Untuk Brandon kami tahu saat membela PSIS EPA, sementara Ihsan sudah melaksanakan selama kurang lebih satu bulan. Secara postur mereka juga oke sebagai pemain belakang,” ucap CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada Kamis, (19/1/2023).
Dikutip Suara Denpasar dari laman resmi klub, Brandon dan Ihsan merupakan pemain yang berposisi sama yaitu sebagai stopper. (*/Dinda)
Baca Juga: The Papandayan International Hadirkan Online Jazz Competition 2022, Ini Para Pemenangnya
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Ketar Ketir, Arema FC Segera Amankan Dua Pilar Penting Mereka, Javier Roca: 'Kita Fokus ke Marukawa dan Fortes'
-
Persija Dikalahkan Persis Solo, Dony Tri Pamungkas: Kami akan Benahi Kesalahan
-
Link Live Streaming Madura United vs Persib Bandung di BRI Liga 1 Malam Ini
-
Luis Milla Coret Satu Pemain Timnas Indonesia Jelang Persib Hadapi Madura United
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu