Suara Denpasar – Laga klasik antara Persib Bandung vs Persija Jakarta belum benar-benar bersih dari peristiwa yang tak patut dicontoh.
Pasalnya laga kontra Persija Jakarta tidak membuat Persib Bandung merayakan kemenangan dengan penuh suka cita.
Mengingat dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 11 Januari 2023, oknum suporter Persib (Bobotoh) melakukan tindakan yang dilarang.
Akibatnya kemenangan atas Persija Jakarta (1-0) harus dibayar mahal. Persib Bandung dijatuhkan sanksi denda oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebesar Rp120 juta.
Denda itu dibayar atas beberapa peristiwa yang dilakukan oleh oknum Bobotoh – Suporter Persib Bandung.
Dilansir dari laman resmi PSSI, pelanggaran tersebut berupa terjadi pelemparan botol dan plastik berisi air serta penyalaan 2 buah flare dan smoke bomb.
Atas pelanggaran itu Persib didenda Rp100 Juta
Pelanggaran lainnya adalah terdapat beberapa spanduk dari suporter Persib Bandung yang
bersifat provokatif dan diskriminatif kemudian didenda Rp20 juta.
Dengan denda itu membuktikan duel klasik Persib vs Persija tidak berjalan bersih seperti yang disampaikan oleh dua pemain Macan Kemayoran, Riko Simanjuntak dan Andritany Ardiansyah.
Diakui Riko dan Andritany, laga persib Bandung vs Persija Jakarta berjalan dengan baik. Bahkan tim Macan Kemayoran disambut baik oleh Bobotoh.
Juga disebutkan tidak ada intimidasi yang dilakukan oleh suporter Persib kepada pemain persija Jakarta.
Bahkan karena sambut baik itu, Andritany berharap The Jakmania bisa meniru dan membalas kebaikan Bobotoh.
“Terima kasih Bandung atas sambutan yang hangat,” tegas Andritany dilansir dari unggah instagram pribadinya, (12/1/2023).
Kiper Persija itu meminta agar apa sambutan baik oleh Bobotoh itu dibalas dengan baik oleh suporter Persija Jakarta -- The jakmania.
“Permintaan maaf untuk teman-teman suporter Persija (The Jakmania) belum berhasil membawa poin penting dari Bandung. Putaran kedua tolong sambut mereka dengan baik di kandang kita,” tandasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Minggu 1 Maret 2026
-
Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Dituding Pansos Usai Singgung Istri Virgoun Hamil Duluan, Begini Pembelaan Luna Alhamdy Putri
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 1 Maret 2026 Disertai Waktu Sholat Hari Ini
-
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
-
Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?
-
Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal
-
Representasi Trauma Pengasuhan dalam Balutan Horor Sci-Fi pada Novel Sesuk