Suara Denpasar – Bobotoh Persib Bandung diminta untuk menjadi suporter yang baik untuk mendukung tim kebanggaan.
Permintaan itu pun disampaikan oleh salah satu netizen dalam akun resmi organisasi Induk Bobotoh, Viking Persib Club, @officialvpc.
“Persib sudah lebih baik, hayu atuh Bobotoh juga jadi lebih baik,” kata @bnusyaiful_ dalam unggahan syukur atas kemenangan Persib kontra Madura United, Jumat (20/1/2023).
“Jangan ada flare. Mending uang ditabung buat koreo,” kata @irvn06.
Permintaan netizen agar tindakan tak terpuji oknum Bobotoh lebih baik tanpa flare bukan tanpa sebab.
Dil laga kontra Persib bandung – Persija, manajemen klub berjuluk Maung Bandung harus diganjar hukuman denda.
Pasalnyam selain ada oknum suporter yang menyalakan flare, Persib Bandung harus menanggung ulah oknum yang membentangkan spanduk bernada provokasi.
Dilansir dari laman resmi Persib Bandung, (21/1/2023) manajemen memberikan sanksi tegas kepada oknum suporter yang diketahui menyalahkan flare.
Akibat flare yang dinyalakan oknum suporter tersebut, Persib harus kembali mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda yang totalnya sebesar Rp 120 juta.
Baca Juga: Profesor Endang Sukara Meninggal Dunia di RSUD Kota Bogor
Sanksi yang diberikan Persib kepada oknum suporter tersebut berupa larangan menyaksikan pertandingan Persib secara langsung di stadion.
Untuk itu, Persib juga menutup akses oknum suporter tersebut untuk membeli tiket dan memblokir akunnya seumur hidup.
Identitas nama dan wajah oknum suporter yang menyalakan flare pun ditampilkan oleh Persib Bandung.
Dari dua pelaku yang teridentifikasi menyalakan flare, seorang di antaranya telah berhasil diketahui atas nama Agi Nurpadilah (22).
Yang berkaitan pun langsung menandatangani surat pernyataan dan mengaku bersalah atas perbuatan yang dilakukannya.
Ia juga meminta maaf kepada Persib dan seluruh suporter, khususnya Bobotoh yang merasa dirugikan oleh tindakannya.
"Saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan saya juga bersedia memohon maaf secara terbuka di media sosial," demikian pernyataannya.
"Apabila di kemudian hari saya mengulangi perbuatan tersebut atau melanggar pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Menilik Klasemen Sementara Liga 1 & Statistik Gila Persib Bandung Sejak Kedatangan Luis Milla, Rekor 'Unbeaten' 11 Match Tercipta
-
PSSI Panen Duit! Awali Putaran Kedua Liga 1, Ratusan Juta Dikumpulkan dari Persib Bandung hingga Persija, PSIS Semarang Aman
-
Keras, Persib Bandung Larang Oknum Suporter Ini ke GBLA Seumur Hidup, Pajang Wajahnya, 1 Lagi Masih Diburu
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati