Suara Denpasar - Mantan Gelandang PSIS Semarang Jonathan Cantillana yang kini telah resmi bergabung dengan PSS Sleman membuat fans Laskar Mahesa Jenar kecewa.
Suporter kecewa lantaran Jonathan Cantillana telah menghapus semua postingan tentang PSIS Semarang. Sehingga ia seolah telah melupakan klub maupun suporter PSIS Semarang yang sempat mendukungnya.
Jonathan Cantillana cukup lama membela PSIS Semarang, yakni selama 4 musim. Namun ia dan Alie Sesay akhirnya dilepas setelah tim pelatih dan manajemen melakukan evaluasi.
Usai diresmikan PSS Sleman, nampak hanya ada 2 postingan di Instagram Jonathan Cantillana dan itu semua tentang klub baru nya.
“Sangat bahagia memulai tantangan baru ini terimakasih @pssleman,” tulis keterangan di salah satu unggahan Jonathan Cantillana.
Suporter kemudian malah menyoroti postingan tentang PSIS Semarang yang kini telah dihapusnya.
“Minimal ora di hapus postingan e Joo,” kata akun @kurniawantegar_13.
“Lah hapus postingan psis?” kata akun @hrdstya.
“Dihapus semua postingan PSIS.. sorry unfollow JO,” kata @nyenderbahu.
Baca Juga: Cha Eun Woo Pertama Kali Membuat Tteokguk untuk Imlek dan Memuji Dirinya
“Kok foto”nya di hapus in,” kata @mu_king21
Tak lama setelah itu, Jonathan Cantillana kembali menampilkan salah satu postingan tentang PSIS Semarang. Yaitu unggahan saat ia mengucapkan kata-kata perpisahan kepada klub dan suporter Laskar Mahesa Jenar.
“2019-2023. Cerita indah ini berakhir sampai di sini. Saya akan selalu bersyukur kepada semua orang di Semarang. Selama saya berkarir, 4 tahun disini adalah yang terbaik,” tulis Jonathan.
Dalam unggahan itu juga menampilkan foto saat gelandang asal Palestina ini menggendong putrinya sambil mengenakan seragam PSIS Semarang.
Jonathan Cantillana kemudian memberikan keterangan di Instagram Storynya alasan ia menghapus postingan tentang PSIS Semarang.
“Itu hanya promosi. Minggu ini semua foto psis akan kembali,” tulis Jonathan Cantillana. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Sakit Hati? Jonathan Cantillana Hapus Semua Postingan PSIS Semarang Usai Digandeng PSS, Panser Biru Ancam Unfollow
-
Takluk dari Dewa United, Persita Tangerang Gagal Lewati PSIS Semarang, Alfredo Vera: Saya Tidak Mengerti Kenapa
-
Calon Dilirik Shin Tae yong, Kartu As PSIS Semarang Ancaman Nyata Persib Bandung, Rekor 11 Laga Tak Kalah Terancam
-
Mengejutkan, Jonathan Cantillana Hapus Foto Tentang PSIS Semarang Usai Berseragam PSS Sleman, Ada Seruan Unfollow
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan