Suara Denpasar – Dua Pemain Persib Bandung, Marc Klok dan Febri Hariyadi sudah terlihat bergabung bersama rekan-rekannya yang lain pada sesi latihan pagi.
Latihan tim Persib Bandung menjelang laga melawan Borneo FC ini dilaksanakan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Senin, (23/1/2023).
Dokter Tim Persib Bandung, Rafi Ghani mengatakan, kondisi Klok dan Febri sudah membaik. Keduanya memang tidak dibawa ke Madura karena belum fit dan kini mereka berdua sudah bergabung.
“Alhamdulillah kedua pemain yang sebelumnya berlatih terpisah sudah bergabung. Sudah tidak ada masalah,” ucap Rafi Ghani dilansir laman klub.
Selanjutnya, pria yang saat ini berumur 53 tahun itu menjelaskan bahwa saat Pangeran Biru bertandang ke Pamekasan, Klok dalam kondisi sakit.
Sementara Febri sebelum berangkat ke Madura sudah dinyatakan oleh tim medis sudah bisa bergabung untuk latihan bersama.
Namun, ada pertimbangan dari tim pelatih Persib Bandung untuk tidak mengikut sertakan Febri ke Madura.
“Atas pertimbangan pelatih tidak diikut sertakan,” tambah Rafi Ghani.
Saat ini ada 3 pemain Persib Bandung yang mengalami cedera, yakni, David Rumakiek, Zalnando, dan David da Silva.
Baca Juga: Tim Asuhan Luis Milla Tak Kalah di 11 Laga, Bek Naturalisasi Persib Bandung Tuntut Konsentrasi Penuh
Untuk Zalnando dan David Rumakiek, mereka berdua masih menjalani pemulihan. Sementaea David da Silva mengalami masalah di paha pada latihan tadi pagi.
“David da Silva ada masalah sedikit di paha kanan, kita observasi selama 1x24 jam. Mudah-mudahan bukan cedera yang serius,” tuturnya.
Pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 Indonesia pekan ke-20, Persib Bandung akan melawan Borneo FC pada hari Kamis, (26/1/2023). */Rizal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026