Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku tak mudah untuk berpisah dengan Dedi Mulyadi.
Namun, niatnya untuk mengingat cerai pria yang sudah memberikannya dua anak itu sudah bulat.
Persidangan demi persidangan pun dilalui Neng Anne, panggilan Anne Ratna Mustika setelah menggugat Kang Dedi di Pengadilan Agama ( PA) Purwakarta dengan lapangan dada.
Sidang terbaru adalah pada Rabu, 18 Januari 2023. Di mana, Neng Anne mengakui sidang berjalan dengan lancar.
Artinya, status janda dan perpisahan dengan Kang Dedi sudah didepan mata. Namun begitu, ketika ditanya soal sidang cerai yang banyak menguras energinya dan terkesan mengganggu jalannya roda pemerintahan.
Neng Anne mengaku tidak tahu dan menyerahkan penilaian kepada masyarakat. "Terserah masyarakat yang menilai, kalaupun ada yang terganggu, saya sampaikan permohonan maaf," katanya seperti dikutip denpasar.suara.com dalam kanal YouTube @Juragan77, Rabu 25 Januari 2023.
"Saya tahu banyak pandangan, pendapat gitu ya, bahkan asumsi dari semua pihak termasuk dari masyarakat Purwakarta kaitan langkah saya," imbuhnya..
Terkait keputusannya untuk tetap menggugat cerai Kang Dedi. Ulas dia, semua itu sudah dipikirkan masak-masak.
Demikian, Neng Anne tampak menahan tangis dan seakan tak percaya sebentar lagi akan berpisah dengan sosok pria yang sudah menemani hidupnya dalam suka dan duka selama 19 tahun.
Baca Juga: Nikahkan Pasangan Berkebutuhan Khusus, Dedi Mulyadi Kena Semprot Warganet, Ada Apa?
"Karena 19 tahun menjalani rumah tangga. Tapi, ya mohon doanya," begitu katanya terlihat sedih dengan nada terbata-bata.
Sidang hari itu juga diketahui, bahwa banyak saksi yang tidak melihat adanya konflik antar Kang Dedi dan Neng Anne.
Jadi, saksi juga tidak tahu penyebab retaknya rumah tangga sosok bupati perempuan tersebut.
Hanya saja, sebelumnya Neng Anne mengungkap motifnya menggugat cerai karena Kang Dedi tidak terbuka secara keuangan dan telah melanggar syariat Islam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026