Suara Denpasar – PSIS semarang resmi melepas pemain sayap kananya, Andreas Ado.
Melalui laman resmi PSIS.co.id, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengungkapkan, pihak manajemen Laskar Mahesa Jenar mengakhiri kerja sama dengan Andreas Ado karena melihat potensi cukup besar yang dimiliki Ado.
“Andreas ini memiliki potensi dan usianya masih cukup muda, jadi kami lepas untuk mengembangkan karirnya mengingat saat ini di posisinya cukup penuh,” ujar Yoyok.
Usai melepas pemainnya itu, unggahan salam perpisahan PSIS Semarang untuk Andreas Ado di Instagram dihujani protes oleh panser biru.
Bahkan Panser Biru membandingkan Andreas Ado dengan pemain muda PSIS, Damas Damar Jati. Damas dinilai sebagai pemain muda ia tidak berkembang cukup baik layaknya pemain lain.
“Iso-isone Ado sing matur suwun. Lord Damas duwe saham po kok aman ra keno evaluasi, blas ora ono perkembangan (bisa-bisanya Ado yang berterimakasih. Lord Damas apa punya saham kok tidak kena evaluasi, sama sekali tidak ada perkembangan),”tulis akun @ninonino9633.
“Cocote Ado karo Damas iso luweh milih Damas. Ora masuk akal tenan,” tulis akun @lattolattofc.
Dilansir dari transfermarkt, Damas Damar Jati merupakan pemain berusia 22 tahun dengan posisi gelandang bertahan. Ia bergabung dengan PSIS Semarang pada 21 Januari 2020. Sebelumnya, ia berasal dari PSIS Youth. (*/Dinda)
Baca Juga: PUMA Lanjutkan Kampanye SLIPSTREAM Bareng NCT 127, Tawarkan Hadiah Eksklusif
Berita Terkait
-
Matur Suwun! PSIS Semarang Resmi Lepas Wahyu Tri Nugroho, Guntur Triaji, dan Andreas Ado
-
Yoyok Sukawi Resmi Lepas 3 Pemain PSIS, Termasuk Wahyu Tri Nugroho, Rekomendasi Coach M Ridwan?
-
Welcome Back! Panser Biru & Snex Sambut Kedatangan Kembali Sosok Rp4,35 M Jelang PSIS Semarang vs Persib
-
Dilepas PSIS Semarang, Debut Jonathan Cantillana di PSS Berujung Manis, Kepercayaan Lebih Seto Nurdiyantoro
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap