Suara Denpasar – Klub PSIS Semarang resmi melepas tiga pemain andalannya pada jumat (27/1/2023). Tiga pemain tersebut yakni Wahyu Tri Nugroho (WTN), Guntur Triaji, dan Andreas Ado.
Melalui akun website resminya, PSIS.co.id, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengungkapkan alasan untuk melepas ketiga pemain tersebut. Mulai dari habisnya masa peminjaman klub, hingga fokus dalam karir kepelatihan.
“Hari ini kami umumkan bahwa Wahyu Tri, Guntur dan Andreas telah resmi tidak lagi bekerja sama dengan PSIS,”jelas Yoyok.
Lebih rinci, Yoyok mengungkapkan, manajemen Laskah Mahesa Jenas resmi mengakhiri kerja sama dengan Wahyu Tri, lantaran pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang ini ingin fokus pada karir kepelatihannya.
“Wahyu Tri mundur karena fokus dalam karir kepelatihan di usianya yang tidak lagi muda,”terang Yoyok Sukawi.
Sementara Guntur Triaji kembali dari masa peminjaman ke klub lamanya (Persikabo 1973). Sementara untuk pemain Andreas Ado, Yoyok mengungkapkan pihak managemen melepas Andreas karena ia memiliki potensi cukup besar.
“Andreas ini memiliki potensi dan usianya masih cukup muda, jadi kami lepas untuk mengembangkan karirnya mengingat saat ini di posisinya cukup penuh,” ujar Yoyok.
Mewakili manajemen PSIS, Yoyok pun menyampaikan terima kasih atas pengabdian ketiga pemain tersebut.
“Terima kasih ya Wahyu Tri, Guntur, dan Andreas yang selama ini sudah mengabdi dengan baik di PSIS. Sukses selalu dimana pun berkarir,” pungkasnya. (*/Dinda)
Baca Juga: Surya Paloh Temui Jokowi di Istana, Bahas Bakal Calon Presiden 2024?
Berita Terkait
-
Yoyok Sukawi Resmi Lepas 3 Pemain PSIS, Termasuk Wahyu Tri Nugroho, Rekomendasi Coach M Ridwan?
-
Borneo FC Samarinda Rekrut Adam Alis dari Arema FC, Dikontrak Dua Tahun
-
Beredar Foto Nama Punggung Egy Maulana Vikri untuk Jersey Dewa United, Segera Diresmikan?
-
PSM Makassar Belum Aktif di Bursa Transfer, Bernardo Tavares Ungkap Alasannya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?