Suara Denpasar – Suporter Madura United mengakui kehilangan sebuah HP bermerk iPhone 11 Pro Max saat Laga Sapeh Kerrap menjamu Persebaya Surabaya, Minggu (29/1/2023).
Pengakuan kehilangan iPhone 11 Pro Max disampaikan suporter Madura United dalam kolom komentar unggahan Achsanul Qosasi yang memperlihat aksi Bonek mendobrak pintu stadion.
“Tolong buat dulur bonek hormati juga kita sebagai tuan rumah, kita sudah baik, kita saudarakan? HP temen saya tadi di copet iPhone 11 promax,” tulis akun @young_sirrr.
Ia juga menuliskan harapan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Atas pengakuan itu, netizen lain meminta yang bersangkutan melaporkan kejadian itu di pihak kepolisian untuk mengetahui duduk persoalan siapa pelakunya.
“Buat laporan di polsek setempat kak bukan di kolom komentar apalagi belum tahu pasti siapa pelakunya,” kata @republikboneksidoarjo.
Sayangnya saran untuk melaporkan ke pihak kepolisian itu tidak indahkan. Menurutnya percuma karena tidak akan ditindaklanjuti.
Tanggapan percuma oleh yang bersangkutan di tanggapi oleh akun @republikboneksidoarjo.
“Ini bukan tentang percuma atau tidak tapi menggunakan hak pada tempatnya, harusnya anda juga paham bahwasanya menuduh tanpa bukti itu juga bisa dipidanakan,” katanya.
Baca Juga: ICJR Kirim Amicus Curiae Atas Tuntutan 12 Tahun Bui Bharada E: Kejujuran Hati Harus Dihargai
Ia pun menganggap pengakuan kelainan itu hanya sekedar bercerita, karena iPhone sudah dilengkapi dengan fitur pelacak sehingga mudah untuk ditemukan.
Yang bersangkutan @young_sirrr lantas menceritakan kronologi kejadian kehilangan iPhone 11 promax itu.
Menurut ceritanya, berawal dari pemilik iPhone 11 promax itu berada di sekeliling Bonek.
Beberapa saat kemudian ada bunyi petasan yang membuat mereka berhamburan.
“Sampek temenku di timpa terus bangun eh pas di cek tiba2 hpnya dah ilang. Hal kek gitu mau bukti gimana?,” kata @young_sirrr.
“HP iPhone bisa di lacak, yg bisa bukak id cumak yg punyak HP, skrg jamanya canggih.. Ngapain bingung? Wess gk usah di upload ngene kan gk ada bukti akurat klo yg ngambil dulur bonek.. Adem ayem penak, Salam SETTONG DHERE WANI,” tulis @dicky_green27 (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Persebaya Taklukan Madura United: Bonek Nekat Dobrak Pintu Stadion, Achsanul Qosasi Sebut Mengalah Demi Kondusifitas
-
Klasemen BRI Liga 1 Usai Persija dan Persebaya Petik Kemenangan di Pekan ke-21
-
Hasil Madura United vs Persebaya Surabaya: Bajul Ijo Taklukkan Tuan Rumah 2-0
-
947 Personel Amankan Laga Madura United Vs Persebaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar