Suara Denpasar - Salah satu calon Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mulai menerbar janji. Dia menyatakan kompetisi sepak bola di Indonesia akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR) atau asisten wasit video.
Hal itu akan dia realisasikan jika nanti terpilih sebagai ketum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan diselenggarakan pada 16 Februari 2023 mendatang.
Perbaikan sepakbola Indonesia akan menjadi fokus pembenahan pria yang juga menteri BUMN ini apabila menjadi orang nomor satu di PSSI.
Mantan Presiden Inter Milan itu mengakui memang bukan tugas yang mudah untuk memperbaiki sistem sepakbola di Indonesia.
“Namanya perbaikan sepakbola, tentu perlu dukungan suporter. Suporternya mau tidak menikmati sepakbola yang aman? Bagaimana supaya suporter mendukung? Ya kita harus dengar mereka dulu, jangan menyalahkan mereka dulu,” ujar Erick Thohir dalam postingan video di Instagram @erickthohir, dikutip Suara Denpasar, Senin (6/2/2023).
“Oleh karena itu kita jangan menyalahkan siapa-siapa. Jangan salahkan wasit. Nanti implementasi dengan VAR seperti di Piala Dunia,” ujar Erick menambahkan.
“Jadi kita mengurangi tuduhan-tuduhan wasit-wasit yang curang. Kasihan kan mereka juga punya keluarga. Klub juga jadi bisa berinvestasi lebih baik. Mereka merasa uang yang dikeluarkan tidak ada kerugian di lapangan. Itu semua harus bersih,” tutur Erick Thohir menutup. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Dua Nyaris Terpental, Ini Calon Ketum, Waketum, Exco PSSI yang Memenuhi Syarat, La Nyalla dan Erick Thohir?
-
Jelang KLB PSSI, Caketum Erick Thohir Siap Safari Galang Suara
-
Menteri BUMN Erick Thohir & Menpora Zainudin Amali di Bursa Pemilihan Ketum PSSI, Bersaing atau Duet?
-
Organisasi Anak Muda Dukung Menteri BUMN Jadi Ketua Umum PSSI, Tsamara 'Amany: Tak Ada yang Lebih Baik Dari Erick Thohir'
-
Erick Thohir Maju Ketum PSSI, Mensesneg Pratikno Minta Tinjau Aturan, Sudah Dapat Restu?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino
-
Film The Mind Journey, PTBA Dorong Kesadaran Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Heboh Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 M, Pemprov Kaltim Buka Suara
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas