Suara Denpasar- Panpel PSIS Semarang mengumumkan bahwa laga kontra Persebaya Surabaya resmi ditunda.
Hal tersebut lantaran laga lanjutan pekan ke-23 BRI Liga 1 2022/2023 tersebut belum mendapatkan izin terkait keamanan dari pihak kepolisian.
“Pertandingan PSIS menghadapi Persebaya yang seharusnya digelar Besok Rabu ditunda karena terkait dengan keamanan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh panpel dengan melakukan rapat koordinasi dengan pihak keamanan dan perwakilan suporter, namun dari pihak kepolisian belum memberi izin dan memberi saran laga tersebut ditunda,” ujar ketua panpel PSIS, Danur Rispriyanto dikutip mellaui laman resmi klub, Selasa 7 Februari 2023.
Danur juga menambahkan dengan keluarnya surat dari kepolisian mengenai rekomendasi laga ditunda, panpel PSIS juga telah meneruskan surat tersebut ke PT. Liga Indonesia Baru selaku operator liga.
“Kami teruskan langsung mengenai hal ini ke PT. LIB dan kami sampaikan juga kalau berbagai upaya untuk menggelar pertandingan ini telah kami lakukan,” lanjutnya.
Namun hal tersebut tidak bisa diterima bergitu saja oleh supporter Persebaya Surabaya. Bahkan mereka curiga alasan tersebut merupakan langkah licik dari PSIS Semarang karena belum siap menjamu tim asuhan Aji Santoso.
Pasalnya, sejumlah pemain andalan PSIS Semarang masih cedera, diantaranya Carlos Fortes, Adi Satriyo dan Wahyu Prast.
“KAREPMU,” tulis akun @kitabonek di kolom komentar unggahan @psisfcofficial.
“Ngenteni pemain PSIS sembuh cedera,” lanjut @greencyber.27.
Baca Juga: Sadar Konten di Medsos Hanya Tipu Muslihat Semata, Amanda Manopo: Gua Munafik, Tapi Ga Terlalu
“@greencyber.27 hahaha bener ae lek ngomong cokk,” sahut @potrattpotrett.
“@greencyber.27 Sodiq absen soalne min, pancen pinter akal-akalane iki,” sahut @gwicaksono21.
“@greencyber.27ngenteni Fortes waras min,” lanjut @rifattrizaldi.
“Pake alasan faktor keamanan taek dikiro arek cilik di apusi wkwkw ngomong o lak pemainmu akeh seng absen,” lanjut @sitimarfuahjaelani.
“Dengan cideranya Fortes dan Persebaya yang lagi on fire nya, sampai segitu takutnya kah,” lanjut @zruryxx.
“@psisfcofficial Nunggu Fortes sembuh ya min?,” tulis @mellqrl.
Seperti diketahui laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya seharusnya dilaksanakan Rabu 8 Februari 2023 besok di Stadion Jatidiri. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Timpukan Batu Suporter Salah Satu Penyebab Duel Persita vs Persija dan PSIS vs Persebaya Ditunda
-
CEK FAKTA: Doan Van Hau Merapat ke PSIS Semarang?
-
Pelatih Lokal yang Masih Tersisa di Liga 1, Coach Persebaya, PSS Sleman & PSIS Semarang Bertahan
-
PSIS vs Persebaya dan Persita vs Persija Resmi Ditunda, Diretur LIB Pertegas Soal Kemungkinan Kalah WO
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan