Suara Denpasar - Saat ini Liga 1 Indonesia telah memasuki putaran kedua, dengan total 12 pelatih kepala telah dipecat ataupun mengundurkan diri. Yang terbaru ada pelatih Arema FC, Javier Roca (45) pada hari Senin (6/2/2023).
Dari 12 pelatih tersebut ada 4 pelatih kepala lokal yang telah dipecat. Sehingga hanya menyisakan Aji Santoso, Seto Nurdiyantoro, dan M. Ridwan (Pelatih Kepala Sementara).
Coach Aji Santoso sudah bersama Persebaya Surabaya selama 5 tahun, Seto Nurdiyantoro bergabung kembali ke tim berjuluk Super Elang Jawa pada Jum'at (1/4/2022) dari PSIM Yogyakarta, sedangkan M. Ridwan ditunjuk untuk mengisi posisi sementara yang ditinggalkan Ian Andrew Gillan.
Jika menelisik kenapa Banyak pelatih lokal yang gagal saat ini, mungkin bukan hanya dari kegagalan dari si pelatih saja. Namun, bisa saja ada kesalahan dari seorang manajer yang memiliki wewenang untuk membeli pemain dan staff scouting yang menjadi pemandu bakat bagi tim.
Selain hal tersebut, jika kita melihat kembali proses seorang yang ingin menjadi pelatih sepakbola harus menyelesaikan kursus kepelatihan di Asprov/Askab PSSI dan AFC.
Pada awalnya seseorang yang ingin menjadi pelatih sepakbola harus mengikuti dan menyelesaikan kursus lisensi D, biasanya diselenggarakan oleh Asprov/Askab lokal. Dari sini pelatih bisa menangani sebuah tim akademi.
Selanjutnya bisa mengikuti kursus lisensi AFC C biasarnya diadakan oleh federasi. Dari sini pelatih bisa menukangi klub Liga 3, setelah aktif selama 6 bulan di level grassroot. Setelah lisensi AFC C, pelatih bisa mengikuti kursus AFC B dari sini pelatih bisa menjadi asisten pelatih di tim Liga 1 Indonesia atau menukangi tim Liga 2, setelah memiliki pengalaman melatih selama 2 tahun dilansir Suara.com.
Selanjutnya pelatih bisa mengikuti kursus pengambilan lisensi AFC A, setelah menyelesaikan kursus tersebut pelatih bisa menjadi pelatih kepala tim Liga 1 Indonesia atau menjadi asisten kepala di tim-tim besar asia lainnya, ini memiliki syarat pelatih harus telah memiliki pengalaman melatih sejak satu tahun setelah memiliki lisensi AFC B.
Setelah menyelesaikan kursus kepelatihan lisensi AFC A, pelatih bisa mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro. Dimana setelah menyelesaikan ini pelatih bisa menukangi Timnas atau tampil di LCA (Liga Champion Asia) atau Piala AFC. Syarat untuk mendapatkan lisensi AFC Pro, harus berkarir sebagai pelatih selama 5 tahun dan memiliki pengalaman melatih di tim profesional atau pernah terlibat di staf kepelatihan tim nasional.
Nah, yang sering terjadi kesalahan itu disaat selesai mengambil kursus lisensi AFC B dimana kebanyakan orang malah memilih menukangi tim Liga 2 atau tetap menjadi pelatih di tim Liga 3 untuk mempercepat pengambilan lisensi yang lebih tinggi. Seharusnya pelatih belajar dahulu lagi dengan menjadi asisten pelatih di tim Liga 1, ini berlaku jika pelatih bukan mantan pemain sepakbola profesional.
Selanjutnya pelatih bisa memilih dari dua jalur, karena telah menyelesaikan kursus kepelatihan AFC A, menjadi pelatih kepala di tim Liga 1, 2, atau 3 atau menjadi asisten pelatih dari tim-tim di negara Asia lainnya untuk belajar kembali dari pelatih kepala di tim tersebut.
Namun, seharusnya jangan dulu mengambil kursi kepelatihan di tim-tim lokal. Lebih baik keluar dari Liga Indonesia, belajar dengan pelatih di negeri asia lain dahulu. Guna memperkaya pengetahuan pelatih tentang manajemen kepelatihan, gaya melatih pemain sepakbola, dan menerapkan role pemain secara maksimal.
Hal seperti ini jarang sekali dilakukan oleh pelatih yang lahir bukan dari pemain sepakbola profesional. Terkadang memang dari kualitas pelatihan didalam kursus ataupun kurikulum dari kepelatihan yang membuat pelatih kurang bagus. Namun beberapa kasus kegagalan seorang pelatih dikarenakan kurangnya pengalaman dan pengetahuan dalam melatih agar pemain mencapai peak ability-nya dan memaksimalkan role pemain, di dalam taktik atau formasi yang dipilih. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Pratama Arhan Pamer Gandengan Baru, Reaksi Azizah Salsha di Luar Dugaan
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
Jadi Amal Jariyah, Vidi Aldiano Sumbang Sound System untuk Masjid Polsek Ciputat Timur
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Cara Aman Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran Ala Yamaha Riding Academy