Suara Denpasar – Perseteruan Coach Shin Tae Yong (STY) dengan Pelatih Persija Thomas Doll belum memenuhi titik terang sepenuhnya.
Terlebih, STY absen dari diskusi virtual yang digelar oleh PSSI dengan Persija dan juga Timnas Indonesia.
Diskusi virtual yang diprakarsai oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri tersebut membahas agenda utama terkait pemanggilan 9 pemain macan kemayoran untuk mengikuti pemusatan latihan (training center/TC) yang digelar STY selama sebulan.
Dalam pertemuan tersebut, kubu Persija diwakili oleh Coach Thomas Doll, dan Wakil Presiden Persija Ganesha Putera. Sementara dari Timnas diwakilkan asisten pelatih Nova Arianto.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Direktur Teknik PSSI, Coach Indra Sjafri, yang memfasilitasi pertemuan dengan tim pelatih Timnas. Kami pun mengapresiasi langkah PSSI sehingga Persija bisa berkomunikasi dengan pihak Timnas,” kata Ganesha usai pertemuan seperti dilansir dari website Persija.
Ganesha mengungkapkan situasi saat ini memang cukup menyulitkan kedua belah pihak. Terlebih 9 pemain yang dicomot STY merupakan pemain-pemain yang memiliki menit bermain reguler di Liga 1.
“Kami membicarakan opsi-opsi yang mungkin bisa diambil terkait pemanggilan pemain yang memiliki menit bermain yang banyak di Liga 1. Persija berharap hasil diskusi ini bisa disampaikan ke pelatih kepala Timnas (Shin Tae-yong) sehingga bisa ada titik temu yang baik untuk kedua belah pihak,” ucap Ganesha.
Sementara itu, STY mengaku mengalami kesulitan dalam mengomando skuad garuda muda. Terlebih dari 30 pemain yang dijadwalkan mengikuti TC, sebanyak 11 pemain belum dapat hadir.
Hal ini dikarenakan sejumlah pemain masih aktif membela klub masing-masing dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Baca Juga: Ijazah Dipertanyakan, Rekam Jejak Akademis Gibran Rakabuming Raka Ternyata Tak Main-main!
Dilansir dari Antara, pelatih asal Korea Selatan tersebut bahkan berulang kali harus berkomunikasi dengan klub-klub liga 1 agar melepas para pemainnya mengikuti TC.
“Karena ini ada turnamen di bulan Maret, jadi saya minta tolonglah. Saya mengerti posisi klub seperti apa, tapi ya tolong pengertiannya,”jelas Shin Tae-Yong. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?