Suara Denpasar - Efatha F. B. Duarte, Pengamat politik Universitas Udayana menilai pernyataan Wayan Koster yang akan maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Bali pada tahun 2024 nanti membuat peta politik di Bali makin benderang.
Dengan tetap menggandeng Tjokorda Ardhana Sukawati atau Cok Ace, diprediksi paket ini akan bisa melaju mulus dan terpilih kembali.
Hanya saja, menurut lelaki kelahiran 1994 itu berharap jelang pemilu 2024, partai sebagai roda penggerak atau institusi yang mengusung kandidat dalam pemilu harus bisa menciptakan 'Trust Democracy' bagi masyarakat.
Dia pun memberikan beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk menciptakan Trust Democracy. Di antara adalah:
1. Meningkatkan keterlibatan sektoral: memfasilitasi dan mempromosikan keterlibatan sektoral dalam proses pembuatan kebijakan, seperti perusahaan, LSM, dan akademisi, untuk memastikan bahwa berbagai perspektif terwakili dalam proses pemerintahan.
2. Memberikan dukungan terhadap media yang berpendapat bebas: memberikan dukungan kepada media bebas dan berpendapat untuk memastikan bahwa informasi yang diterima oleh masyarakat akurat dan objektif.
3. Penegakan hukum dan konsekuensi yang tepat: memastikan bahwa mereka yang melanggar hukum dan memengaruhi proses demokrasi dikenakan konsekuensi yang tegas dan proporsional.
4. Pendekatan bottom-up: memfokuskan pada pendekatan bottom-up dengan memperkuat mekanisme bagi masyarakat untuk mengajukan aspirasi dan mempengaruhi kebijakan, seperti pemilu dan konsultasi publik.
5. Menyokong pendidikan kritis dan budaya demokratis: mempromosikan pendidikan kritis dan budaya demokratis sejak dini untuk membangun generasi yang lebih kritis dan memahami pentingnya demokrasi dan partisipasi.
Baca Juga: Hobi Banget Pak Yan Koster Bikin Nama Baru, Kini Minta Ganti Nama Bendungan Tamblang
6. Koordinasi dengan mitra internasional: bekerja sama dengan mitra internasional untuk mempromosikan dan memperkuat demokrasi, seperti dengan mengikuti praktik standar penyelenggaraan pemerintah terbaik dan berbagi pengalaman perhelatan Internasional, karena Bali selalu menjadi percontohan dunia, tidak hanya sektor pariwisatanya saja tetapi sisi pemerintahan juga disorot.
"Saya kira enam strategi itu harus dilakukan agar dapat menciptakan Trust Democracy bagi masyarakat," pungkas dosen muda itu. ***
Tag
Berita Terkait
-
2 Periode Bisa Mulus, Pengamat Politik Nilai Manuver Politik Wayan Koster Pengaruhi Psikologi Pemilu
-
Wayan Koster Maju Gubernur Bali Dua Periode, Walikota Denpasar: Itu Rakyat yang Meminta
-
Koster Diminta BCW Jelaskan soal Bandara Bali Utara: Putu Wirata Sebut Tak Ada Kaitannya dengan Megawati
-
Hobi Banget Pak Yan Koster Bikin Nama Baru, Kini Minta Ganti Nama Bendungan Tamblang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring