Suara Denpasar - Ketua Bali Coruption Watch (BCW) Bali, Ir. Putu Wirata Dwikora meminta Gubernur Bali Wayan Koster terbuka soal penundaan pembangunan Bandara Bali Utara. Pemerintah mestinya membuka secara transparan kendala-kendala penundaan pembangunan Bandara Bali Utara, agar tidak menjadi komoditas politik yang diangkat pada waktu-waktu tertentu menjelang momen electoral.
Putu Wirata Dwikora mengatakan jika kendala-kendalanya tidak dibuka kepada publik, maka pembangunan Bandara Bali Utara memiliki potensi gagal bangun atau tinggal cerita. "Kita minta pemerintah transparan, apa memang masih layak dan memungkinkan ada bandara di Bali utara atau tidak, apa saja kendala-kendalanya, kalau kendalanya bersifat permanen dan tidak mungkin diberi solusi, itu sama artinya cerita tentang bandara Bali utara hanya menjadi cerita saja," paparnya.
Tapi, kalau kendalanya dibuka transparan, lalu publik melihat ada peluang, investor pun melihat ada peluang. "Asalkan ada kajian yang memungkinkan investasi bertumbuh bersama masyarakat, pastilah pembangunan bandara Bali utara itu bisa berlanjut karena masih bisa diharapkan mengundang investor," ingatnya.
Pernyataan Putu Wirata Dwikora itu menyusul alasan Koster terkait penundaan pembangunan Bandara Bali Utara dengan alasan perlunya infrastruktur pendukung yang memadai. Namun dalam memberikan alasan itu, Koster tidak secara terbuka atau memberikan kepastian sampai kapan pembangunan itu di hold atau ditunda.
Lebih lanjut, Wirata meminta apabila kendala-kenadal apabila itu sulit untuk dilakukan, maka segera dibuka ke publik dan mencari alternatif lain. Dia mengambil contoh bandara internasional di Praya Lombok Tengah pengganti bandara Selaparang.
"Di Lombok, bandara internasional di Praya Lombok Tengah, bisa dibuka tahun 2011 di era Presiden SBY, sebagai pengganti bandara Selaparang, lalu mengapa di Bali yang sudah diputuskan dalam Perda 16/2009, belum terwujud sampai 2023 ini?"
"Kalau Pemprov membuka kendala-kendalanya, dan bagi investor terlalu berat mengatasi kendala-kendala yang ada di lapangan, boleh jadi bandara Bali utara tidak akan pernah terwujud, atau super-berat mewujudkannya, sehingga penundaan pun perlu diperkirakan berapa lama ditunda, dan menggali kemungkinan potensi transportasi lain yang lebih feasible (bisa dilakukan) dibanding bandara," tukasnya.
Selain itu, Wirata menepis isu bahwa penundaan pembangunan Bandara Bali Utara itu karena ada intervensi atau penolakan dari Megawati. Menurut dia tidak ada hubungannya dengan komentar Megawati.
"Saya kira tidak ada kaitannya, Ibu Megawati baru sebulan ini berkomentar, sementara tertunda-tundanya pembangunan bandara Bali utara sudah sangat lama, karena di Perda RTRW No. 16/2009 sudah ada pasal tentang bandar udara di Bali utara, dan kalau belum terealisasi sampai 14 tahun lebih dari ditetapkannya Perda 16/2009, tentu factor yang menyebabkan belum terlaksana bukan komentar Bu Mega," pungkas Putu Wirata Dwikora. (*/Dinda)
Baca Juga: Manchester United Tembus Final Piala Liga, Luke Shaw: Tapi Nggak Ada Artinya kalau Nggak Juara
Berita Terkait
-
Gunung di Bali Jadi Kawasan Suci Picu Kekhawatiran Pemandu Pendaki, Ini Jawaban Koster
-
Wow! Gunung di Bali Akan Dijadikan Kawasan Suci, Ini Alasannya
-
Arak Bali Bikin Suasana Sidang DPRD Provinsi Hening, Koster: 'Tepuk Tangan Untuk Arak Bali'
-
Koster Nyatakan Akan Maju Lagi Jadi Calon Gubernur Bali di Pilgub 2024
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru
-
PSMS Medan Mulai Bergerak, Umumkan 4 Pemain untuk Liga 2 Musim 2026/2027
-
Live Action Lilo & Stitch 2 Akan Digarap Langsung Kreator Asli
-
Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta
-
Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini
-
Misteri Kuntilanak Hitam di Film Horor Komedi 'Dukun Magang', Bikin Takut Tapi Ngakak
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing
-
Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang
-
Dilema Moral: Ketika Pendidikan Harus Menggunakan Tinju demi Keadilan