Suara Denpasar - Masih menjadi fenomena di jalur lintas Jawa Timur. Bermodal kotak sumbangan, beberapa orang mengatasnamakan pembangunan masjid untuk meminta sumbangan.
Menurut Gus Miftah, mubaligh dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, itu sangat memalukan.
Tak hanya memalukan bagi yang melakukan, tapi juga bagi Islam dan Masjid. "Please! Jangan menghinakan Islam dan Masjid," kata pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman, S.Pd.I itu.
Pria 42 tahun yang merupakan keturunan kesembilan Kiai Muhammad Ageng Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.
Gus Miftah lulusan UIN Sunan Kalijaga itu juga meminta para pelaku berhenti meminta sumbangan di jalan raya.
Bahkan, ada beberapa di antaranya sampai menutup jalan agar pengendara berhenti dan memberikan sumbangan.
"Saya paling tidak setuju orang membangun masjid "ngemis-ngemis" ning dalan," terangnya dalam ceramah di Peresmian Masjid Kauman, Tulungagung, yang dikutip denpasar.suara.com dari video Hello, Jumat 10 Februari 2023.
"Kalau saya ke Jawa Timur arah ngetan. Isinya orang minta-minta atas nama masjid," ungkapnya.
Fenomena ini tentu ada baiknya dihilangkan. Sebab, bisa merusak citra umat Islam sendiri. Di samping itu tidak semua sumbangan yang di dapat digunakan untuk pembangunan masjid.
Baca Juga: Sosok Hercules Jadi Murid Gus Miftah, Kesaksian Bola Mata Kanan Pecah karena Ditembak
Tapi, sebagian disisihkan untuk oknum-oknum yang "beraksi" di jalan. "Sekian persen untuk yang nyari," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Warung Klontong 24 Jam, Warga Madura, Ramai-ramai Bikin Rumah Bak Istana
-
Viral Lagi, Ustaz Ini Tuding Deddy Corbuzier Masuk Islam Lewat Orang Salah, Gus Miftah: Asal Jangan Lobang yang Salah
-
Sudah Diundang... Tapi Gus Miftah Tak Hadiri Resepsi Pernikahan Kaesang dan Erina, Alasannya Masuk Akal
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah
-
Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis
-
Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri
-
Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Begini Langkah Mudahnya
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI
-
Habiburokhman Janji Komisi III DPR All Out Kawal Kasus Amsal Sitepu, Dugaan Intimidasi Jaksa Disorot
-
Curhatan Panjang Reza Arap Usai 2 Bulan Lula Lahfah Meninggal: Izin Move On Ya Sayang
-
Lulusan S2 Tanpa Karier: Manfaatkan Jeda, Tak Perlu Mengejar Timeline Orang
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal