Suara Denpasar - Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster telah mengumumkan akan maju lagi sebagai Gubernur Bali pada pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 nanti.
Dalam berbagai kesempatan Koster selalu menyampaikan keinginan itu. Bahkan Koster sudah menentukan siapa wakilnya nanti. Dia akan tetap menggandeng Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace.
Sebagai kader PDI Perjuangan, pernyataan Koster itu memang masih tergolong deklarasi sepihak atau sekadar keinginan pribadi, mengingat belum ada keputusan resmi dari partai terkait siapa kandidat yang akan diusung pada Pilgub Bali nanti.
Pernyataan Koster itu ditanggapi oleh Bupati Badung, Giri Prasta dan Wali Kota Denpasar, Jaya Negara yang juga adalah kader PDI Perjuangan.
Giri Prasta sekaligus Ketua DPC PDIP Badung mengatakan belum ada pembahasan pencalonan gubernur dan wakil gubernur Bali di DPC PDIP Badung. Bupati Badung itu menegaskan bahwa mereka menunggu instruksi dari ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"Tidak ada pembahasan seperti itu di DPC dan kami tunduk sepenuhnya dan melaksanakan instruksi ibu ketua umum, saya tidak akan mendahului Ibu Ketua Umum" katanya saat menyerahkan bantuan stimulus bencana di Kantor Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Badung, Rabu (8/2/2023) kemarin.
Sementara Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan soal Pilgub itu urusan masyarakat Bali untuk mendukung atau memilih siapa Gubernur Bali selanjutnya. Namun sebagai kader PDI Perjuangan dia menilai pernyataan Koster itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat.
"Saya rasa kita kembalikan ke masyarakat yah, saya selaku kader melihat dari kinerjanya itu kan mungkin rakyat yang meminta beliau untuk maju lagi, kata Jaya Negara yang juga sebagai Sekretaris DPP PDI Perjuangan Provinsi Bali usai mendampingi Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan saat kunker di pasar Kreneng Denpasar Bali, pada, Sabtu, (4/2/2023) lalu.
Memang DPP PDI Perjuangan Bali belum membahas terkait pencalonan itu, terlebih karena belum adanya instruksi dari ketua umum partai. Namun riak riak dukungan terhadap Koster dua periode semakin bermunculan.
Baca Juga: Fenomena Childfree, Antara Tren atau Pilihan
Dengan adanya dukungan-dukungan itu tentunya koster punya peluang besar untuk mendapat rekomendasi dari Megawati untuk Pilgub Bali 2024 mendatang.
Sementara jika dilihat dari pernyataan Giri Prasta dan Jaya Negara itu tidak keluar dari koridor mereka sebagai kader PDI Perjuangan. Yang artinya jika mendapat instruksi atau komando dari ketua umum partai, maka sudah otomatis mereka akan bekerja memenangkan Koster. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tiba-tiba! Eks Pemain Brisbane Roar ke Persib Bandung Jelang Kontra Bali United, Sebut Luis Milla, Apa yang Terjadi?
-
Walhi Bali: DKLH Tidak Kooperatif, Melecehkan Marwah Persidangan
-
Putu Antara Suryadi Gugat Kadisdukcapil Denpasar
-
Bobotoh Dukung Pelatih Persib Bandung Luis Milla Lanjutkan Tren Positif Kontra Bali United
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI
-
Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo
-
5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing
-
5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara