Suara Denpasar - Panser Biru, julukan pendukung PSIS Semarang sudah lama menunggu kabar kedatangan pelatih baru. Kini, penantian itu akhirnya terjawab.
Tim kebanggan warga Seamarang ini kini resmi mendatangkan pelatih asal Malta, Gilbert Agius.
Sang pelatih akan menjadi pelatih kepala PSIS Semarang pada pertengahan kompetisi Liga 1 Indonesia 2022/ 2023.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan sang pelatih diikat hingga 2025 mendatang. Dia mengatakan Gilbert dikontrak setelah melalui sejumlah tahapan.
"Setelah melalui serangkaian tahapan, seperti wawancara dan penyampaian visi misi, maka kami menunjuk Gilbert Agius untuk menangani PSIS," katanya dikutip dari laman resmi klub.
Kehadiran Gilbert diharapkan mampu membawa Laskar Mahesa Jenar tampil lebih baik lagi musim ini.
Ia berharap Agius mampu membawa PSIS tampil lebih baik dan memiliki improvisasi terkait taktik," katanya.
Gilbert ditunjuk karena pengalamannya sebelumnya yang menangani tim nasional usia muda Malta.
Pengalaman itu dirasa bakal cocok dengan PSIS yang banyak dihuni para pemain muda.
Baca Juga: 4 Tips Terbaik agar Tubuh Tetap Sehat Tanpa Olahraga Berat
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut pernah melatih Timnas U-21 Malta serta menjadi pelatih sementara Timnas Senior Malta.
Agius sendiri juga pernah memperkuat tim nasional Malta dalam 120 laga.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026