Suara Denpasar – Sadis, seorang ibu dipukuli oleh anak kandungnya berinisial E (43) tahun menggunakan kursi gara-gara sang ibu mengambil gorengan dagangannya di kawasan terminal Lebak Bulus, Kebayoran lama, Jakarta Selatan.
Kasus ini sedang diselidiki oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Dan saat ini Pihak berwajib telah mengajak korban yang mengambil gorengan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Laporan polisi sudah dibuat dan korban diajak penyidik untuk cek tempat kejadian perkara (TKP),” ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ari Syam Indradi kepada wartawan, di Jakarta, dikutip Suara Denpasar dari ANTARA, pada, Kamis, (15/2/2023).
Ary menjelaskan kronologi, kejadian bermula pada Selasa (14/2/2023) malam pukul 21.00 WIB ketika korban mendatangi terlapor di tempat anaknya berjualan untuk meminta gorengan untuk makan.
Merasa tidak terima korban mengambil gorengannya, terlapor sekaligus anak kandung korban malah marah dan meminta sang ibu untuk tidak mengambil banyak. Hingga akhirnya terlampir memukul korban dengan kursi.
“Terlapor memukul terlapor pada bagian dada, tangan, kaki, , hingga tangan kiri dan tangan kanan mengalami memar dengan kursi hingga bangkunya hancur,” jelasnya.
Tak berlangsung lama, pelapor kemudian ditolong oleh dua orang calo penumpang berinisial T dan H dan menyuruh pelapor pulang dan dibayarkan ongkosnya.
“Sebaga tindak lanjut kami memeriksa saksi dan merujuk korban ke Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) terkait dengan psikologis korban,” tuturnya.
Dengan demikian, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing emosi dalam menyelesaikan sebuah masalah. (Rizal/*)
Baca Juga: Nasib KLB PSSI Usai Ricuh: Drama Waketum PSSI Berubah Tiga Kali, Ratu Tisha Terpilih
Berita Terkait
-
Gegara Comot Gorengan Dagangannya, Perempuan di Lebak Bulus Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Kursi Patah!
-
Polres Jaksel Bakal Tes Urine Pengemudi Fortuner yang Rusak Mobil Honda Brio Pake Senjata di Senopati
-
Sempat Diperiksa Kasus Serang Pemobil Lain, Polisi Lepas Lagi Sopir Fortuner Arogan di Senopati: Kami Pulangkan Dulu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat