Suara Denpasar - "Live dari Nusa Kambangan: Ferdy Sambo Sudah Dieksekusi Mati 12 Regu Penembak." Demikian judul konten kanal YouTube Bang Pink tayang (17/2/2023).
Konten dengan video berdurasi 2 menit 24 detik itu telah ditonton 254.165 kali saat dilansir Suara Denpasar, Selasa pagi (21/2/2023).
Sementara di bagian thumbnail diperlihatkan foto seorang pria berpenutup kepala dengan tangan terikat di sebuah tiang di belakangnya.
Pria itu tampak menunduk kemungkinan karena telah ditembak mati dan foto tersebut diklaim sebagai eksekusi mati, Ferdy Sambo.
Sementara di sisi sebelahnya tampak foto petugas polisi yang menancapkan bunga di sebuah makam baru.
Di bagian thumbnail juga disebutkan bahwa Sambo meminta agar dieksekusi dengan seragam dinasnya.
"Breaking News! Sambo Minta Dipakaikan Seragam Kebesaran Polri Saat Dieksekusi. Langsung Dari Lembah Nirbaya Nusa Kambangan, Ferdy Sambo Telah Di Eksekusi Mati," tulis pemilik video di thumbnail-nya.
Sejak diunggah dan telah mendapat ratusan ribuan viewers. Lantas seperti apakah kebenaran videonya?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, ternyata ada ketidaksesuaian antara isi video dengan judul serta narasi di thumbnail-nya.
Faktanya tidak ada siaran langsung eksekusi mati Sambo di Nusakambangan sebagaimana diklaim di narasinya.
Justru video itu mengulas secara singkat vonis mati yang diterima sang eks Kadiv Propam Polri dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang menggegerkan masyarakat pada pertengahan 2022 lalu.
Kemudian video juga menjelaskan soal LP Nusakambangan yang menjadi lokasi eksekusi sejumlah terpidana mati, mulai dari narapidana terorisme Amrozi hingga yang terbaru gembong narkoba Freddy Budiman.
Namun sama sekali tidak ada informasi mengenai eksekusi mati Sambo.
Diketahui pula bahwa putusan hukuman mati terhadap Sambo belum inkrah lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan sang terdakwa sendiri akan mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan hakim.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa video unggahan kanal YouTube Bang Pink itu hoaks.
Pasalnya video tidak menampilkan siaran langsung eksekusi mati Ferdy Sambo sebagaimana yang dinarasikan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km