Suara Denpasar – PSIS Semarang bersiap hadapi Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 di pekan ke-27 yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (25/2/2023) pukul 15.00 WIB.
Meskipun tak bermain di kandang sendiri dan harus digelar tanpa dihadiri para suporter, PSIS Semarang tetap membidik poin maksimal kontra Persita Tangerang.
PSIS Semarang memang rela jadi musafir pada laga kali ini mengingat adanya agenda kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke ibukota Jawa Tengah itu di waktu yang sama.
Jelang hadapi Persita Tangerang, PSIS Semarang sedang dalam motivasi yang besar mengingat dua laga beruntun selalu mendapatkan hasil imbang.
Muhammad Ridwan selaku asisten pelatih PSIS pun sudah melakukan persiapan jelang laga menghadapi Pendekar Cisadane ini.
“Kita sudah lakukan persiapan usai laga tandang lawan Persikabo. Kita punya waktu satu hari recovery di Semarang lalu melanjutkan perjalanan lagi ke Sleman.
“Lawan Persita Tangerang kita tentu ingin dapatkan poin penuh,” ucap eks gelandang timnas Indonesia dikutip Suara Denpasar dari laman resmi Liga Indonesia, Sabtu (25/2/2023).
Ridwan pun telah melakukan evaluasi terhadap penampilan anak asuhnya kala hanya dapat bermain imbang di dua laga terakhir.
“Kita sudah evaluasi termasuk di dua laga terakhir yang hanya imbang dan memasukkan satu gol saja.
Baca Juga: Disenggol Ngegas Sibuk Mikirin Pomade Oil daripada Banjir, Balasan Gibran Bikin Kicep
“Kita coba perbaiki dan mudah-mudahan di laga lawan Persita bisa memetik hasil maksimal,” lanjutnya lagi.
Ridwan pun meminta anak asuhnya untuk mewaspadai Persita mengingat tim yang saat ini ditukangi Ilham Jaya Kesuma itu memiliki kondisi yang serupa dengan timnya.
“Di dua laga terakhirnya, Persita belum juga memetik kemenangan, sama seperti PSIS. Juga mereka baru ada pergantian posisi pelatih.
“Saya lihat kondisi yang ada justru bisa mendatangkan bahaya jika kita tidak waspada,” kata Ridwan.
PSIS tentu mengincar kemenangan pada laga melawan Persita untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Saat ini PSIS Semarang berada di posisi ke-8 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 34 poin dari 24 laga.
Berita Terkait
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini: PSIS Semarang vs Persita dan Borneo FC vs Bhayangkara FC
-
Hatur Nuhun & Wilujeng Sumping Serentak di Laga Persib Bandung vs Arema FC? Bobotoh Dipastikan Salah Tebak
-
PSIS Semarang Vs Persita Tangerang: Baru Pecat Sang Pelatih, Pendekar Cisadane Bisa Apa?
-
Prediksi Borneo FC vs Bhayangkara FC di BRI Liga 1: Head to head, Susunan Pemain, dan Skor
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen
-
Rival Utama Team Z, Film Live Action Blue Lock Ungkap Para Pemeran Team V
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark