Suara Denpasar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Buleleng, Bali menarik kadernya Gusti Made Kusumayasa yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat-Perindo.
Ketua Partai Perindo Buleleng, Wayan Suyama mengatakan alasannya karena selama 3 tahun ini Fraksi Demokrat-Perindo tidak pernah menyampaikan hasil kegiatan yang dilakukan oleh Fraksi tersebut.
Hal serupa pun disamapaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat, Luh Gede Herryani atau Luh De. Dia mengaku menyesalkan permasalahan ini. Menurutnya masalah ini murni diakibatkan oleh komunikasi yang kurang baik antara Demokrat dan Perindo Buleleng.
Kurangnya komunikasi tersebut, Fraksi Demokrat-Perindo DPRD Buleleng saat ini pecah kongsi. Perindo dikabarkan akan bergabung dengan Fraksi PDIP, sementara Demokrat masih belum menentukan pilihan.
Terkait persoalan Fraksi Demokrat-Perindo Buleleng tersebut, Wakil Ketua Partai Demokrat Bali, I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Suyasa mengatakan pihaknya belum bisa menanggapi karena belum dilakukan rapat internal.
"Kebetulan kan ketua kami pak Made Mudarta lagi di luar kota, jadi kami belum bisa memberikan statement apa pun karena kami belum rapat internal," tegas Ngurah Wira saat dihubungi denpasar.suara.com, Sabtu, (25/2/2023)
Namun demikian, Ngurah Wira menepis informasi yang beredar bahwa keluarnya Partai Perindo dari Fraksi Demokrat-Perindo itu karena tidak pernah diajak untuk berdiskusi. Menurutnya saat ini komunikasi antar kader Perindo dan Demokrat masih baik-baik saja.
"Nggaklah, sejauh ini komunikasi kita baik-baik saja, jadi menurut saya yang dibilang tidak ajak ngobrol itu, tidak begitu," sambungnya. (*/Aryo)
Baca Juga: Viral! Kabar Video Pemuka Agama Genjot Selingkuhan di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kasus Korupsi Haji: Bos Travel asal Pekanbaru Mangkir dari Panggilan KPK
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026