Suara Denpasar - Seorang pria asal Flores NTT bernama Hironimus Ajang dikeroyok oleh sejumlah orang di kosnya sendiri di banjar Pekambingan Jalan Pulau Buru III no.12 Desa Dauh Puri Kec, Denpasar Barat pada tanggal 17 Februari lalu.
Salah satu pelaku pengeroyokan diketahui bernama Komang Betet. Komang bersama teman-temannya melakukan penganiayaan terhadap Hironimus (korban) dihadapkan istri korban dan tetangga kos sekitar.
Kuasa hukum pelapor atau korban, Vinsensius Jala menjelaskan bahwa kejadiannya sekitar pukul 20.00 Wita. Saat korban bersama istri dan kedua keponakan pulang dari pasar.
Sesampainya depan gang ada sepeda motor milik para pelaku pengeroyokan menghalangi jalan masuk ke kos korban. Korban tidak menegur para pelaku, kemudian korban menyuruh kedua keponakan untuk turun dari motor dan mereka masuk ke dalam kos.
Beberapa saat kemudian para pelaku atau terlapor datang menggedor pintu kos korban dan berteriak dari luar “Anjing, Babi Timor Keluar!!!”. Korban kemudian keluar dan menanyakan perihal persoalannya.
Para terlapor sempat pulang kemudian kembali lagi ke lokasi dengan dengan jumlah yang lebih banyak sekitar 6 orang dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Hironimus sampai bersimbah darah dan sampai pingsan.
Setelah kejadian itu korban Hironimus melakukan visum di RS Bhayangkara Denpasar, dan melapor ke Polresta Denpasar dengan menyertakan bukti lengkap berupa video yang berisikan aksi pengeroyokan tersebut.
Selaku kuasa hukum, Vinsensius Jala mempertanyakan sudah sampai di mana proses hukum ini, mengingat sampai saat ini kurang lebih satu minggu kejadian pengeroyokan pelaku masih bebas berkeliaran diluar.
Vinsensius Jala meminta agar pihak kepolisian yakni Polresta Denpasar menangani secara serius kasus penganiayaan terhadap kliennya tersebut. Vinsen meminta para pelaku atau terlapor segera ditahan.
Baca Juga: Danilla Riyadi Bagikan Foto Punggungnya Setelah Kerokan, Aldi Taher: 'Harus Disyukuri'
"Saya meminta pihak kepolisian jangan larut-larut menangani kasus itu, bukti-bukti sudah kita sertakan saat lakukan laporan. Jangan sampai berlarut karena ada intervensi, karena berdasarkan informasi yang saya dengar para pelaku ini memiliki keluarga yang jadi anggota Buser sehingga kasus ini belum juga diproses," kata Vinsen kapada denpasar.suara.com, Minggu, (26/2/2023).
Sementara, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi mengatakan kasus tersebut sedang dalam atensi Polresta Denpasar. Pihaknya sedang lakukan pengembangan.
"Masih dalam pengembangan dan rencana akan memanggil saksi Kelian Banjar yang sempat melerai kejadian itu, termasuk pemilik warung di lokasi kejadian," kata Ketut Sukadi saat dikonfirmasi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
7 Aturan Menata Meja Makan Menurut Feng Shui, Menarik Rezeki dan Keluarga Makin Harmonis
-
KPK Pamer Barang Bukti Duit Rp 100 Juta dari OTT Bupati Langkat
-
Geser CCTV Pakai Bambu, Trik Licik Bartender di Bandar Lampung Gasak Harta Teman Kerja
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia
-
Gadis 19 Tahun di Lumajang Tewas Tak Berbusana, Ada Luka Sayatan
-
8 Rekomendasi Tone Up Cream dan Sunscreen untuk Wajah Tampak Cerah Seketika