Suara Denpasar - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tengah menjadi sorotan publik, belakangan ini beredar foto dan berita yang sedang viral, sederet pejabat pajak yang "ketahuan" punya moge oleh warganet. Bahkan, moge milik Menteri keuangan Sri Mulyani juga ikut dilibatkan.
Sri Mulyani pun turut mendapat hujatan dari netizen.
"Kok cuma Dirjen Pajak doang Bu? , Dirjen lain juga dong Bu, itu contohnya Dirjen Bea cukai hartanya 43miliyar bu," tulis akun @helmialfiann
"Postingan seperti ini ditengah merebaknya fitnah, provokasi dan generalisasi bahwa SEMUA pegawai DJP bobrok bagaikan menyiram minyak di tengah kobaran api bu. Apa yang ibu cari dengan postingan yang seperti ini? Bahwa ini bisa meredam prasangka masyarakat dan memberi pencitraan? Bisa lihat sendiri dikolom komentar ibu, anak-anak ibu sampai harus turun tangan sendiri menjelaskan dan mati Matian menyelamatkan nama baik instalasi ini karena bahkan di level pimpinan pun kami dipojokkan habis habisan. Belum lagi di lapangan banyak tangis dan kemarahan akibat lemparan fitnah yang salah sasaran. Ibu tidak mungkin tidak paham kan Bu kalau dari awal kasus ini adalah kenakalan remaja dan seharusnya masuk ranah pribadi dan bukan instansi, dan ibu juga pasti paham ada pihak pihak yang sengaja mengkait kaitkan semua ini ke instansi ini dengan agenda tertentu. Harusnya ibu berdiri menjadi garda terdepan melindungi instansi ini, bukan malah menelanjangi dan mempermalukan anak ibu sendiri," tegas akun @naysyaki___
Sebagaimana diketahui, Direktorat Jenderal Pajak Suryo Utomo sejak kemarin menjadi buah bibir masyarakat karena memiliki moge dengan harga ratusan juta.
Hal tersebut sontak membuat warganet bertanya-tanya terkait harta kekayaan Suryo Utomo. Melihat itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Dirjen Pajak Suryo Utomo menjelaskan sumber kekayaannya.
"Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan pada LHKPN," dalam Instagram resminya @smindrawati, Minggu (26/2/2023).
Sri Mulyani menilai hobi dan gaya hidup para pejabat mengendarai moge justru dapat menimbulkan persepsi negatif dalam masyarakat. Bahkan, gaya hidup ini telah menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai pajak.
Tak sampai di sini, Sri Mulyani bahkan meminta agar klub motor Belasting Rijder dinonaktifkan. Belasting Rijder adalah kumpulan penggemar motor di DJP. Mayoritas anggotanya adalah pegawai di Direktorat Jenderal Pajak.
Baca Juga: Boy William Salting Ketemu Sarwendah, Ternyata Dulu Pernah Pacaran
Meskipun moge yang dimiliki didapatkan dari gaji resmi, Bendahara Negara itu menilai bahwa para pejabat yang mengendarai moge telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik.
"Mengendarai dan memamerkan Moge bagi Pejabat/Pegawai Pajak dan Kemenkeu telah melanggar azas kepatutan dan kepantasan publik. Ini mencederai kepercayaan masyarakat," pungkasnya. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Sri Mulyani: Meskipun Beli Pakai Uang Halal, Pamer Moge Itu Nggak Pantes
-
Sri Mulyani Gemes Tahu Kantor Pajak Punya Klub Moge
-
Geram Sri Mulyani Lihat Dirjen Pajak Suryo Utomo Gegayaan Naik Moge: Bubarkan Klub Belasting Rijder DJP!
-
Sri Mulyani Bubarkan Klub Moge Dirjen Pajak, Dapat Masukan Bikin Klub Honda Beat Aja
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Catat Tanggalnya! SPMB Kota Serang Dibuka 29 Juni, Ada Jalur Swasta Gratis
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN