Suara Denpasar - Sindrom Tourette adalah sebuah gangguan neuropsikiatri. Dinamai demikian setelah Georges Gilles de la Tourette pertama kali menggambarkan gangguan tersebut pada tahun 1885. Sindrom ini menyebabkan orang mengalami gerakan tiba-tiba atau tics.
Tics ada banyak dalam jenis, dari tingkat keparahan dan seberapa sering terjadi. Mereka juga bisa terjadi saat tidur. Dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Seringkali memburuk ketika seseorang sakit, cemas, bersemangat, atau lelah.
Musisi Amerika Billie Eilish, baru-baru ini mengaku secara terbuka tentang hidup bersama Tourette. Ini sangat umum dan mempengaruhi sekitar satu dari 100 anak. Biasanya berkembang secara bertahap antara usia lima dan 15 tahun. Usia rata-rata adalah enam tahun.
Dilansir dari Queensland Health, tics motorik sederhana melibatkan satu atau hanya beberapa bagian tubuh. Contohnya sentakan kepala, mengangkat bahu, mata melesat atau menyipitkan mata, hidung berkedut, atau gerakan mulut.
Sementara tics motorik kompleks dapat melibatkan banyak bagian tubuh. Seseorang mungkin menggelengkan kepalanya sambil mengangkat bahu atau menyentak lengan. Contoh lain seperti menyentuh atau mencium sesuatu, melangkah dalam pola tertentu, memutar atau membungkuk, melompat, atau mengulangi gerakan yang dilakukan oleh orang lain.
Berbeda halnya tics vokal sederhana yang bisa meliputi, batuk, gonggongan, atau dengkuram. Untuk tics vokal yang kompleks dapat meliputi, pengulangan kata atau frase, mengulangi kata atau frasa yang diucapkan oleh orang lain, serta menggunakan kata-kata atau frase yang vulgar.
Apakah Pengaruh Sosial Media Penyebab Terjangkit nya Sindrom Tourette ?
Penyebab pasti Sindrom Tourette memang belum bisa diketahui, namun riwayat keluarga dengan gangguan tic dapat menjadi pemicu. Laki-laki lebih beresiko terserang gangguan ini daripada perempuan.
Gangguan Tic, termasuk sindrom ini biasanya didiagnosis berdasarkan gejala seseorang. Diagnosis sindrom tourette dapat ditegakkan jika seseorang mengalami tics motorik dan verbal setidaknya selama satu tahun.
Baca Juga: Dul Jaelani Iseng Sampaikan Salam dari Ahmad Dhani, Ekspresi Maia Estianty Salting?
Sindrom Teurette tidak dapat disembuhkan, namun dapat membaik dengan sendirinya.
Media telah melaporkan peningkatan tics pada anak muda sejak masa pandemi COVID-19 . Fokusnya adalah apakah media sosial menyebabkan peningkatan yang disebut 'TikTok tics' ini.
Ahli saraf mengatakan mereka telah melihat peningkatan jumlah gadis remaja dengan tics sejak pandemi dimulai. Akan tetapi mereka percaya bahwa tics baru hampir tidak pernah disebabkan oleh sindrom teurette.
Dalam studi menganalisis 3.000 video TikTok menggunakan kata kunci 'tic', 'Tourette', atau 'Tourette's'. Ditemukan bahwa tics yang ditampilkan oleh pengguna TikTok sangat sering dan parah.
Studi menyimpulkan, tiktok tics berbeda dari apa yang biasanya terlihat pada pasien dengan sindrom Tourette, walau demikian mereka memiliki banyak karakteristik dengan tics fungsional.
Mereka percaya ini menjadi contoh penyakit sosiogenik massal, yang melibatkan perilaku, emosi, atau kondisi. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Trending Konten Joget Tiktok Jerome Polin Berpakaian Dokter, Netizen Hujat karena Dianggap Tak Peka
-
15 Ide Untuk Konten Luar Biasa Di Pinterest
-
Viral! Kabar Video Pemuka Agama Genjot Selingkuhan di Bali
-
Bukan Fuji, El Rumi Posting Foto Sedang Rangkul Wanita Cantik Paruh Baya Dengan Caption My Love, Warganet: 'Kode Ya?'
-
Apple Cheeks Adalah? Cek Artinya yang Sedang Viral di Media Sosial dan Cara Memunculkannya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita
-
CEK FAKTA: Rudal Iran Serang Gedung Putih AS hingga Hancur, Benarkah?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Lebaran 2026, Warga Agam Lewati Material Bekas Banjir Bandang Demi Silaturahmi
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Rayakan Lebaran, Duta Sheila On7 Diserbu Fans Usai Salat Id
-
Masyarakat ke Gedung Negara Grahadi, Gubernur Khofifah: Riyayan Dekatkan Warga pada Pemimpinnya
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti