Suara Denpasar - Politisi Partai Golkar, Dedi Mulyadi terkena musibah, mobilnya harus mengalami kerusakan akibat ditabrak oleh anak sekolah yang mengendarai motor.
Mulanya, Dedi Mulyadi sedang dalam perjalanan menggunakan mobilnya, kemudian peristiwa tidak terduga pun terjadi.
Seorang anak sekolah mengendarai motor dan menabrak mobil Dedi Mulyadi, selain itu ada juga pengendara motor lainnya yang ikut tersenggol anak sekolah itu hingga jatuh.
Tak menunggu waktu lama, Dedi Mulyadi kemudian turun dari mobilnya bersama tim yang merekam video, anggota DPR RI fraksi Partai Golkar itu berdialog sekaligus memberikan edukasi kepada anak sekolah yang menabrak mobilnya.
Dedi Mulyadi kemudian menjelaskan bahwa anak sekolah belum boleh mengendarai motor, pasalnya ia merupakan siswa SMP yang masih berusia 13 tahun.
"Sekarang saya tanya, anak sekolah usia 13 tahun boleh bawa motor gak?," tanya Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah channel YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, dengan judul 'Mobil Ditabrak dari Belakang, yang Nabrak Mau Kabur', dilansir Suara Denpasar pada Kamis, (2/3/2023).
Mulanya Dedi Mulyadi berdialog dengan santai dan penuh senyum, namun ketika si anak terus menerus membela diri dan seolah merasa tidak sepenuhnya salah dengan memberikan banyak alasan, barulah Dedi Mulyadi terlihat sedikit lebih tegas.
"Itu mobil saya penyok," ujar Dedi Mulyadi.
Kang Dedi Mulyadi juga menjelaskan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh anak sekolah tersebut banyak, mulai dari pelanggaran membawa kendaraan bermotor, serta pelanggaran lainnya.
Baca Juga: Alejandro Garnacho Jadi Penentu MU Menuju Perempat Final Piala FA
"Motornya bodong, gak bawa STNK, nomornya sudah habis, banyak sekali ini pelanggarannya," ujar Dedi melanjutkan.
Kang Dedi Mulyadi kemudian mengancam akan menahan motornya. Ia menjelaskan bahwa apabila motornya tidak ditahan, maka dikhawatirkan anak tersebut akan kembali mengulangi kesalahannya.
Tentu saja kesalahan tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya dan keselamatan orang lain.
"Aku tahan deh motornya, ya kan kalau gak ditahan nanti ini kamu pakai lagi," ujar Dedi Mulyadi mengancam anak sekolah tersebut.
Kemarahan Dedi Mulyadi memuncak ketika anak sekolah itu berbohong saat ditanya tentang sekolahnya.
"Kamu kelas berapa?," tanya Dedi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Melalui BWLI, Pekerja Perempuan BRI Kembangkan Keterampilan Kepemimpinan secara Intensif
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Duit Rp60 Juta Siswi Pekanbaru Lenyap, Gara-gara Diancam Fotonya Disebar
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja
-
Suasana Haru Kloter Perdana Jemaah Calon Haji Jatim Masuk Asrama Surabaya
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028