Suara.com - Partai Golkar telah menyodorkan tiga nama anak muda kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai pengganti Zainudin Amali yang mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Ketiga nama yang dimaksud ialah Dito Ariotedjo, Puteri Anetta Komaruddin dan Ilham Permana.
Ketiga nama tersebut beredar beberapa hari lalu sebagai sosok yang dipilih Golkar untuk menjadi Menpora.
Dari tiga nama itu, siapa yang paling cocok menduduki kursi Menpora? Simak profil masing-masing kandidatnya.
1. Dito Ariotedjo
Pria ini memiliki nama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Pria kelahiran Jakarta, 25 September 1990 ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Ia juga tercatat sebagai lulusan SD Tarakanita 2 Jakarta, SMP Al Izhar Jakarta dan SMA Negeri 6 Jakarta.
Sejak masih menjadi mahasiswa ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Gerakan Pelajar dan Mahasiswa Pembaharuan (GPMP).
Bukan hanya itu, suami dari Niena Kirana Riskyana pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) periode 2017-2022.
Di bidang olahraga, Dito pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Kader PDIP dan Mantu Jokowi Jadi Dewan Pengarah Formula E
Sejak 2021, Dito bekerja sama dengan CEO Prestige Motor, Rudy Salim, Raffi Ahmad untuk membesarkan Rans Sport. Dito mendapatkan jabatan sebagai Chairman Rans Nusantara FC.
Di Partai Golkar sendiri, Dito memiliki jabatan yang bukan kaleng-kelang. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas DPP Partai Golkar.
Ia juga masuk ke dalam tim ahli Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto.
2. Puteri Anetta Komaruddin
Perempuan berparas manis ini lahir di Kota Bandung, 21 Agustus 1993. Belum menginjak usia 30, Puteri berhasil menjadi wakil rakyat sebagai anggota Komisi XI DPR RI periode 2019-2024.
Sebelum bekerja di gedung DPR RI, Puteri kuliah di Universitas Melbourne dan lulus pada 2015. Anak dari politisi senior Partai Golkar Ade Komarudin mampu kuliah di sana dengan beasiswa Global B.Com.
Tag
Berita Terkait
-
Tangan Jokowi 'Berlumuran Darah', Beda Dengan Gus Dur yang Lebih Dahulu Minta Maaf Pada Korban Tragedi 1965
-
Golkar Sodorkan 3 Calon Pengganti Menpora Zainudin Amali Ke Jokowi, Ini Nama-namanya
-
Peluang Menang Terbuka Lebar Jika Airlangga dan Puan Duet di Pilpres 2024
-
Kader PDIP dan Mantu Jokowi Jadi Dewan Pengarah Formula E
-
Bicara Soal Reshuffle, PPP: Sinyal Mulai Terang Sejak Mundurnya Menpora
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai