/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:50 WIB
Apakah Update PeduliLindungi Jadi Aplikasi SatuSehat Perlu e-KTP?

Suara Denpasar - Semua aplikasi di ponsel perlu melakukan update untuk mendapatkan perubahan terbaru yang pas dengan penggunanya. Begitu pula dengan apliasi PeduliLindungi.

Mulai bulan Maret, aplikasi kesehatan PeduliLindungi berubah menjadi SatuSehat hanya dengan update di ponsel masing-masing.

Mengapa ini perlu dilakukan? Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan perubahan ini untuk mengakomodir data rekam medis dan daya layanan dalam hanya satu platform.

Jadi dengan menggunakan SatuSehat, aplikasi ini akan membantu pengguna mengakses fasilitas medis sesuai dengan rekam medis.

"Aplikasi PeduliLindungi akan otomatis berubah menjadi Satusehat, sehingga masyarakat tidak perlu mengunduhnya kembali. Tapi masyarakat akan diminta untuk meng-update aplikasi dan registrasi ulang akun miliknya," papar Budi Gunadi dilansir dari ninna.com pada (2/3/2023).

Untuk memudahkan, berikut ini cara mengupdate PeduliLindungi ke SatuSehat:

1. Kamu bisa membuka app store untuk iOs atau Play Store untuk android.

2. Cari PeduliLindungi, lalu klik update.

3. Setelah selesai, buka aplikasi SatuSehat.

Baca Juga: Duh! Lima Oknum Polisi Tertangkap Tangan Menjadi Calo Penerimaan Bintara Polri di Jawa Tengah

4. Centang semua syarat persetujuan akses SatuSehat.

5. Login ke aplikasi SatuSehat. Masukkan nomor ponsel atau email kamu yang sudah didaftarkan di aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi SatuSehat siap digunakan. Aplikasi ini lebih lengkap dengan fitur vaksin, rekam medis secara elektronik, hasil tes lab dan lain sebagainya.

Oh ya tenang, update PeduliLindungi ke SatuSehat tidak membutuhkan e-KTP. Data KTP kamu sudah terdaftar dari aplikasi lama jadi tidak perlu lagi.

Kemenkes pun menjamin keamanan data pengguna Satuehat. Mereka bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo). */Rizal

Load More