Suara Denpasar - Semua aplikasi di ponsel perlu melakukan update untuk mendapatkan perubahan terbaru yang pas dengan penggunanya. Begitu pula dengan apliasi PeduliLindungi.
Mulai bulan Maret, aplikasi kesehatan PeduliLindungi berubah menjadi SatuSehat hanya dengan update di ponsel masing-masing.
Mengapa ini perlu dilakukan? Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan perubahan ini untuk mengakomodir data rekam medis dan daya layanan dalam hanya satu platform.
Jadi dengan menggunakan SatuSehat, aplikasi ini akan membantu pengguna mengakses fasilitas medis sesuai dengan rekam medis.
"Aplikasi PeduliLindungi akan otomatis berubah menjadi Satusehat, sehingga masyarakat tidak perlu mengunduhnya kembali. Tapi masyarakat akan diminta untuk meng-update aplikasi dan registrasi ulang akun miliknya," papar Budi Gunadi dilansir dari ninna.com pada (2/3/2023).
Untuk memudahkan, berikut ini cara mengupdate PeduliLindungi ke SatuSehat:
1. Kamu bisa membuka app store untuk iOs atau Play Store untuk android.
2. Cari PeduliLindungi, lalu klik update.
3. Setelah selesai, buka aplikasi SatuSehat.
Baca Juga: Duh! Lima Oknum Polisi Tertangkap Tangan Menjadi Calo Penerimaan Bintara Polri di Jawa Tengah
4. Centang semua syarat persetujuan akses SatuSehat.
5. Login ke aplikasi SatuSehat. Masukkan nomor ponsel atau email kamu yang sudah didaftarkan di aplikasi PeduliLindungi.
Aplikasi SatuSehat siap digunakan. Aplikasi ini lebih lengkap dengan fitur vaksin, rekam medis secara elektronik, hasil tes lab dan lain sebagainya.
Oh ya tenang, update PeduliLindungi ke SatuSehat tidak membutuhkan e-KTP. Data KTP kamu sudah terdaftar dari aplikasi lama jadi tidak perlu lagi.
Kemenkes pun menjamin keamanan data pengguna Satuehat. Mereka bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo). */Rizal
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa