Suara Denpasar - Rustam Hatala selaku paman dari David Ozora terus mendampingi kasus Mario Dandy Satrio bergulir.
Rustam mengaku dirinya mengetahui plat Rubicon yang menjadi barang bukti kasus ini berubah. Diwawancara Cheryl Tanzil, Rustam menjelaskan bagaimana no plat Rubicon berubah.
"Pas kami datang, mobilnya kan keluar. Trus teman-teman kasih tahu itu kan mobil yang jadi barang bukti. Pas buat pelaporan, sempat nanya 'Pak mobilnya nggak ada, mobilnya keluar'. Nah jawaban dari petugasnya waktu itu, mobilnya dipake buat jemput saksi," ujar Rustam di kanal Cokro TV pada (3/3/2023).
Setelah mendapatkan jawaban dari petugas, dia menjelas ke teman-teman lainnya mobil Rubicon sedang dipakai untuk menjemput saksi.
"Kita ngawal terus di polsek hari itu dari siang sampai malam tanggal 21, hari selasa. Teman-teman Ansor ada yang di Polsek Pesanggrahan sama di rumah sakit," kata Rustam.
Kasus pemukulan yang dilakukan Mario Dandy Satrio terjadi pada Senin (20/2/2023). Pemukulan ini menyebabkan David Ozora masih terbaring lemah di rumah sakit.
"Sekitar jam enam atau setengah tujuh, mobilnya datang tapi platnya berubah. Dan kita foto juga, sudah lapor ke petugas juga."
"Pada saat mobil balik, kita ada. Yang nyetir Agnes malah, saya lihat langsung. Dia bersama ada perempuan yang informasinya waktu itu tantenya." ucapnya. (Rizal/*)
Baca Juga: Kontroversi Gugatan Penundaan Pemilu Dikabulkan, KPU Diminta Lawan Habis-habisan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan