Suara Denpasar - Seorang Bule asal Rusia berinisial DK (32) ditangkap petugas Bea Cukai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (31/1) sekitar pukul 00.55 Wita.
DK diamankan petugas beberapa saat setelah mendarat dari Thailand, Bangkok. DK diamankan karena membawa narkoba jenis hasis sebanyak 300 gram. Selain itu DK juga membawa tiga gram ganja kering.
Seorang sumber yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, DK berani membawa narkoba ke Bali karena disuruh oleh bos besarnya di Bali yang juga berasal dari Rusia.
"DK nekat bawa narkoba karena bosnya bilang tidak mungkin ada masalah sama polisi dan sama Bea Cukai di Bali," ungkap sumber kepada denpasar.suara.com, Sabtu, (4/3/2023).
Selain itu, sumber juga mengatakan bahwa DK pernah masuk penjara di Rusia dengan kasus yang sama yaitu narkoba.
"DK ini pernah dipenjara di Rusia selama 7 tahun dari 2013 sampai 2020 karena tindak pidana narkotika," sambung sumber tersebut.
Lebih lanjut kata sumber, petugas Bea Cukai telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Bali. DK dan barang bukti pun dikeler ke Mapolda Bali, Jalan WR Supratman Nomor 7 Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Satake mengatakan saat ini Polda Bali sedang lakukan penyelidikan untuk proses lebih lanjut.
"Iya kita sudah terima dari Bea Cukai dan saat ini sedang kita lakukan penyelidikan, pemeriksaan terhadap yang bersangkutan untuk proses lebih lanjut," jelas Satake.
Berdasarkan data yang diterima dari Humas Polda Bali. Jumlah total barang bukti yang didapat dari DK diduga mengandung sediaan narkotika golongan I jenis Delta 9 Thetrahydrocannabinol seberat 368,81 gram. (*/Dinda)
Baca Juga: Link Nonton Partner for Justice (2018) HD Sub Indo Full Episode, Klik di Sini!
Berita Terkait
-
Bule Asal Rusia Ditangkap saat Ingin Selundupkan Narkoba Jenis Hasis ke Bali
-
Ketika Suara Ayam Berkokok di Bali Dipermasalahkan Para Tamu WNA
-
Hujan Dan Angin Kencang di Bali Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini Sampai Besok
-
Viral Petisi Ayam Berkokok di Bali, Ibu Nora Alexandra Pernah Jadi Korban WNA: Dimaki dan Hampir Dipukul
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang