Suara Denpasar – Viral adanya anak seorang pejabat pajak yang pamer mobil mewah dan harta kekayaan belum lama ini. Ternyata juga menyedot perhatian anggota DPR RI Komisi IV Kang Dedi Mulyadi.
“Hari ini heboh banyak oknum pejabat Kementerian Keuangan yang bekerja di sektor pajak dan bea cukai hidupnya serba mewah, dimana itu tidak sesuai dengan struktur jabatan dan jumlah penghasilannya,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dedi di kanal YouTube miliknya dikutif Suara Denpasar, Sabtu (4/3)
Adanya kondisi demikian soal pegawai pajak yang hidupnya mewah berdampak pada ulama besar Said Aqil Siroj yang sampai menyerukan warga Nahdliyin NU untuk tidak membayar pajak.
Menurut Kang Dedi, sejatinya itu bukan esensisinya, pajak harus tetap dibayarkan, karena pajak merupakan sebuah regulasi negara.
Problemnya, menurut Kang Dedi bukan itu, itu hanya problem kecil dari seluruh keuangan negara.
“Problemnya besarnya adalah kandang-kadang uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat tidak kembali ke daerah asal untuk pembangunan,” tutur Kang Dedi yang kini bertatus Duda setelah cerai dari Ambu Anne Ratna Mustika.
Diirinya pun mengambil sebuah contoh kecil yakni perihal Jalan Provinsi dari Kabupaten Subang menuju Kabupaten Purwakarta.
Nah jalan itu sudah dipinggirnya adalah kawasan industri. Industri sudah bayar pajak, sejatinya mereka harus mendapat layanan infrastruktur yang baik.
“Tapi kenyataannya apa yang terjadi jalan masih kecil tidak pernah dilebarkan. Kondisinya buruk tiap hari berhadapan dengan truk-truk besar dan kemacetan,” sentil Kang Dedi yang pernah menjabat 2 periode sebagai Bupati Purwakarta.
Baca Juga: Senyum Mobile Siap Layani 45 Juta Nasabah Ultra Mikro secara Digital
Lantas uang-uang pajak itu kemana? Ternyata dikatakan Kang Dedi uang pajak benar masuk ke kas negara, tetapi pemerintah dari pusat, provinsi dan daerah yang menyusun anggaran sering kali tidak membuat prioritas untuk pentingan infrastruktur.
“Artinya tidak terkoneksi dengan kebijakan para gubernur, bupati soal pembangunan jalan. Semestinya jalan provinsi baik, kabupaten baik dan desa baik,” ungkap Kang Dedi.
Dari padangan Kang Dedi, selama ini uang pajak disusun itu sebagaian kegiatan-kegiatan yang penting bisa di SPJkan. Misal pertemuan, perjalanan dinas, seminar-seminar, judul anggarannya pun kandang aneh-aneh.
Yang penting anggaran terserap bisa bisa dipertanggungjawabkan, sehhingga kalau diaudit BPK dapat WTP.
“Ya benar secara administrasi baik, kegiatan seminar administrasinya baik, symposium WTPnya baik, rapat baik, seremonial baik. Tetapi gak ada manfaatnya bagi masyarakat dan rakyat,” sentil kembali Kang Dedi.
Apa yang terjadi saat ini ditambahkan Kang Dedi, sehingga rakyat tidak menikmati jalan yang baik dengan saluran irigasi yang baik.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Semprot Pejabat Pamer Harta, Tengok Lagi Barang Mewah yang Dipakai Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda
-
Jalan Trans Barelang Amblas karena Hujan Deras, 14 Rumah Jadi Terendam Banjir
-
Syahrini Kompak Serba Hermes Bareng Adik dan Ibunya, Total OOTD Tembus Rp 2,1 Miliar!
-
Ternyata Ambu Anne Sempat Nolak Jadi Bupati Purwakarta Karena Kang Dedi? Keluarga: Sudah Ada Silsilah
-
Bagaimana Hukum Bayar Pajak dalam Islam? Simak Penjelasannya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: ASIsrael Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Solusi Sewa Kantor Jakarta Selatan: Fleksibel untuk Startup, Ideal untuk Korporasi