Suara Denpasar - Momen gelaran karnaval Brazil pada Februari 2023 kembali mencuat ke publik. Hal itu lantaran tema yang di pakai pada saat perayaan karnaval tersebut.
Konsep karnaval ini dianggap menyimpang karena bertemakan satanic , kostum yang digunakan adalah kostum iblis sampai patung yang diarak adalah patung iblis.
Karnaval tersebut berlangsung tanggal 11-19 Februari 2023 di Sao Paulo dan tanggal 17-21 Februari 2023 di Rio de Janeiro, Brazil.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Brazil mengeluarkan dana besar hanya untuk membuat karnaval penuh dengan replika setan. Mereka seolah-olah mendedikasikan seluruh parade ini untuk pemujaan setan dan menghina Tuhan.
Karnaval itu juga dianggap melecehkan Yesus Kristus, karena adanya adegan dimana orang yang berpakaian seperti Yesus Kristus itu digusur hingga diinjak oleh orang yang berpakaian iblis.
Mengejutkan, 24 jam setelah Karnaval berlangsung, Sao Paulo, negara bagian Brazil diterjang hujan lebat dan badai hebat yang menyebabkan longsor dan banjir bandang di wilayah pesisirnya.
Dilansir dari New York Post, puluhan orang dilaporkan meninggal pada 20 Februari 2023, sehari usai festival dan karnaval pemujaan Setan.
Puluhan pohon tumbang merobohkan rumah dan bangunan terdekat sampai genangan air berlumpur yang menghiasi pemandangan kota. Laporan seminggu lalu mencatat korban telah mencapai 57 orang.
Sontak hal tersebut, mayoritas menghubungkan bencana besar yang melanda akibat Karnaval Satanic yang diadakan. Tuhan murka lantaran Brazil meledek-Nya.
Baca Juga: KM Baruna Angkut Sembako Pecah Dihantam Ombak, ABK Terombang-ambing Berjam-jam
Berikut beberapa tanggapan warganet Indonesia mengenai bencana yang menimpa Brazil tersebut.
"No pray, agama apapun pasti ngga mengajarkan umatnya untuk meniru iblis, lah ini udah melenceng dari ajaran agama," tulis akun Twitter @JunnNobody
"Itu pada sadar gak sih kenapa tetiba ada bencana stlh festival sataniknya mereka? Hadeuh..kalo msh mikirnya itu bencana alamiah, berarti benar Allah sdh tutup mata, hati dn telinga mereka dr kebenaran. Dan si iblis soraksorai bergembira. Naudzubillah," balas @itahm
Terlepas azab atau bukan, ini tetaplah musibah, dan pelecehan terhadap sebuah agama adalah suatu kesalahan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak
-
Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda
-
Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia
-
Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro