Suara Denpasar - Keputusan mengejutkan disampaikan Madura United atas pernyataan perpisahan dengan Coach Fabio Lefundes.
Kabar keluarnya Coach Fabio dari klub BRI Liga 1 disayangkan para pendukung Madura United. Presiden klub Achsanul Qosasi juga merasakan hal yang sama.
Melalui unggahannya di Instagram @chsanulqosasi, Minggu (5/3/2023) juga mengaku tak setuju dengan pengunduran diri Coah Fabio.
"Pada prinsipnya saya tak setuju Coach Fabio Mundur. Untuk kali kedua dia meminta lagi agar dia bisa istirahat bersama keluarga," Kata bos Sappe Kerrap itu.
Menurut Achsanul Qosasi, Coach Fabio bingung dengan kompetisi BRI Liga 1 yang digelar kerja tayang.
"Dia juga bingung apa sebenarnya yang terjadi. Saya-pun respect atas sikapnya. Dia Professional, seorang pekerja-keras dan disiplin," katanya.
Achsanul Qosasi lalu menguraikan kebersamaan Madura dengan Coach Fabio sejak musim lalu.
"Musim kompetisi 2021-2022, tangan dingin Fabio Lefundes mampu mengembalikan performa Madura United FC yang sempat terpuruk hingga papan bawah," pujinya.
Madura United yang terseok - Seok di papan bawah BRI Liga 1 musim lalu bisa kembali naik ke papan tengah di akhir kompetisi.
Baca Juga: Pemkot Jogja Siapkan Kawasan Kotabaru Jadi Spot Wisata Premium
"Memasuki kompetisi 2022-2023, besutan Fabio Lefundes juga berhasil membawa Madura United FC ke papan atas, dan bahkan menjadi pemuncak klasemen," kata Achsanul Qosasi.
Hingga akhirnya, lanjut dia, tragedi Sepakbola mengubah persepsi tentang kompetisi Liga 1 2022-2023 kompetisi tanpa degradasi.
Pertandingan tanpa penonton - pertandingan dengan penonton dibatasi, hingga perubahan jadwal yang sangat padat, menjadi titik balik.
"Klub ini ada di Kampung dengan 3 jam perjalanan dari Surabaya, dengan jadwal 3 & 4 hari bermain keluar-masuk Madura, bukan hal mudah bagi kondisi Tim. Pemain kurang istirahat. Sementara Stadion Bangkalan tak bisa kami pakai," terangnya.
Lanjut anggota DPR RI itu mengatakan ketidakpastian jadwal membuat manajemen ragu penentuan tempat transit istirahat.
"Markas kami jauh dari Bandara. Akhirnya, Madura tak bisa menghindar dari jagoan awal musim."
"Semoga situasi ini tak terulang musim depan. Jadwal pasti, kompetisi normal dan ideal. Sehingga perencanaan matang bisa dilakukan," tegasnya.
Untuk itu, para Suporter Madura United diminta bersabar atas situasi dan kondisi yang terjadi. Serta menyampaikan terimakasih kepada Coach Fabio.
"Sabar ya supporters. Saya lebih galau dari rasa kalian. Yang penting musim ini lebih baik dari musim lalu. Terimakasih Coach," pungkasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?