Suara Denpasar – Mantan Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo telah diperiksa KPK terkait dugaan kasus korupsi.
Ia yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Pajak, dipecat oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sri Mulyani memecat Rafael lantaran rekening gendut yang dimiliki sebagai Dirjen Pajak.
Rafael Alun Trisambodo mulai dibicarakan publik setelah anaknya, Mario Dandy mengeroyok David hingga masuk Rumah Sakit.
Mario Dandy pun kemudian harus menjalani proses hukum, namun efeknya tak berhenti disitu.
Sang Ayah yang seorang Dirjen Pajak juga ikut diserang imbas Mario Dandy yang sering memamerkan kekayaannya.
Berdasarkan LHKPN 2021, kekayaan Bawahan Sri Mulyani itu menyentuh angka 56,1 Milyar.
Karena kasusnya yang viral, Sri Mulyani bergerak cepat dengan memecat Rafael Alun Trisambodo dari jabatannya sebagai Dirjen Pajak.
Dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, sang mantan penasehat KPK yakni Dr.Abdullah Hehamahua mengomentari kasus yang menimpa Rafael yang dipecat oleh Sri Mulyani itu.
Baca Juga: Fuji Pamer Rumah Mewah Barunya, Impian Mendiang Bibi dan Vanessa Angel
Dalam video berjudul “GEGER! LAPORAN HARTA KEKAYAAN SRI MULYANI DIDUGA BOHONG?! X-PENASIHAT KPK BLAK-BLAKAN HAL INI!”, ia mengutarakan komentarnya tentang kekayaan Rafael maupun Sri mulyani.
“Jika ia memecat Rafael sama saja ia memecat dirinya, karena rafael itu bawahan dari menteri keuangan”, ungkap Dr.Abdullah.
Ia pun mengatakan tentang indikasi bahwa Sri Mulyani seharusnya mundur dari posisinya.
“Kalau Menteri Sri Mulyani memecat Rafael, seharusnya ia memecat dirinya sendiri”, lanjutnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta