Suara Denpasar – Dua oknum guru pesantren di Padanglawas, Sumatera Utara (Sumut) terpaksa berurusan dengan hukum.
Mereka ditangkap polisi lantaran diduga telah mencabuli 24 orang santri laki-laki. Kedua oknum guru pesantren itu berinisial SD (30) dan MS (26).
“Korbannya ada 24 orang santri,” kata Kasat Reskrim Polres Padanglawas AKP Hitler Hutagalung melansir sumatera.suara.com, Selasa (7/3/2023).
Berdasarkan keterangan Hitler, pencabulan terhadap puluhan santri berusia 14-16 tahun itu telah dilakukan pelaku sejak 2022 lalu.
Modusnya, pelaku berpura-pura minta dipijat. Parahnya lagi, aksi kejinya tersebut dilakukan di tempatnya mengajar.
“Pelaku minta korban datang ke pondok (pada malam hari) lalu meminta dipijat. Di situ terjadi tindakan pencabulan,” tuturnya.
Kedua oknum guru pesantren itu kini telah ditahan pihak kepolisian, dan ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan.
“Sudah kita amankan, sedang kita lakukan pemeriksaan. Ya, (pelaku) kami tahan,” ujar Hitler.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 6 huruf B Jo Pasal 15 huruf B, E, dan G dari Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2002 tentang tindak pidana kekerasan seksual dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (*/Ana AP)
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-20 2023 Malam Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian
-
Kisah Selamat Pasutri dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Sempat Terpental hingga Tak Sadarkan Diri
-
Guru Besar UI Soroti Langkah Hakim yang Hitung Sendiri Kerugian Korupsi Mantan Bupati Sleman