Suara Denpasar – Bagi kamu yang sedang akan melangsungkan pernikahan, kini ada syarat baru yang harus dipenuhi.
Yakni sertifikat Aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil).
Lalu, apa itu Elsimil?
Dilansir dari Antaranews.com, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, Elsimil merupakan aplikasi yang dikembangkan BKKBN untuk mendeteksi dini kesehatan pasangan calon pengantin dan untuk mitigasi risiko melahirkan bayi stunting.
Deteksi dini tersebut dilakukan tiga bulan sebelum menikah melalui pemeriksaan kesehatan di puskesmas, puskesmas pembantu, klinik swasta, dokter atau bidan praktik swasta.
Elsimil juga berfungsi sebagai media edukasi kesehatan reproduksi, kontrasepsi, kesiapan pranikah, kesiapan kehamilan, serta pencegahan kanker.
Selaras dengan program prioritas nasional pemerintah yang ingin mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia yang kini masih 21,6 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGGI) Tahun 2022, Elsimil diperlukan guna mencegah stunting pada anak yang akan dilahirkan.
Untuk pendaftarannya, pasangan calon pengantin terlebih dahulu mengunduh dan registrasi di aplikasi Elsimil.
Setelah mendaftar dan melangsungkan pemeriksaan, dalam aplikasi akan muncul sebuah sertifikat hasil dari data kuesioner di aplikasi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Genggam Tangan Anaknya, Momen Haru Trisha saat Besuk di Rutan Mako Brimob Tersebar
Jika sertifikat Elsimil berwarna merah, diharapkan pasangan mengkoreksi kondisi kesehatan ibu terlebih dahulu karena masuk dalam kategori berisiko.
“Pemeriksaan kesehatan bagi calon ibu sangat penting untuk mengetahui apakah mempunyai risiko kehamilan dan kelahiran anak stunting. Pemeriksaan ini sifatnya sederhana,” kata Hasto.
Elsimil tidak menghambat atau menunda pernikahan
Meski menjadi salah satu syarat menikah, Elsimil bukan penghambat pernikahan. Kebijakan untuk melangsungkan akad pernikahan, sepenuhnya merupakan kewenangan dari Kementerian Agama dan jajarannya.
“Begitu juga bagi calon pengantin yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana atau belum mengisi Elsimil, maka kebijakan sepenuhnya diserahkan kepada jajaran Kementerian Agama setempat,” ucapnya.
Jika, pasangan calon pengantin termasuk dalam kategori berisiko. Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan merekomendasi untuk menunda kehamilan.
Selanjutnya TPK memberikan intervensi yang direkomendasikan serta memonitor status gizi sang istri sampai kondisinya membaik dan menjadi ideal untuk hamil.
Karena, jika dipaksakan untuk hamil, dikhawatirkan akan membahayakan kesehatan ibu maupun anak yang dikandung, katanya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026