Suara Denpasar - Heboh, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Suriah berhasil melakukan pemalsuan identitas untuk pembuatan KTP (kartu Tanda Penduduk) sebagai warga negara Indonesia. Dia bahkan memiliki KTP Indonesia.
Pada KTP tersebut dia bernama Agung Nizar Santoso dengan NIK 5171010905900006. Sementara dalam paspor bernama Mohamed Zghaib.
Parahnya lagi alamat yang dicantumkan dalam KTP tersebut setelah ditelusuri ternyata lahan kosong di jalan Kerta Dalem Sari IV No.19, Sekar Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan.
Kepala Dusun Sekar Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan, Wayan Sunaryo yang membuat rekomendasi pembuatan KTP tersebut mengaku pihaknya tidak tahu yang bersangkutan adalah WNA.
Wayan Sunaryo mengatakan dia diyakinkan oleh temannya Ketut Sudana pegawai Kecamatan Denpasar Utara. Dia lebih yakin lagi ketika temannya (Ketut Sudana) mengatakan bahwa disuruh oleh seorang aparat.
"Awalnya itu Pak Ketut Sudana dengan aparat tersebut meyakinkan datanya tu. Dia tidak bilang pada kita kalau itu WNA," kata Wayan Sunaryo kepada denpasar.suara.com, saat ditemui di kediamannya Kamis, (9/3/2023).
Wayan Sunaryo mengatakan saat membuat surat pengantar pembuatan KTP tersebut, dia tidak bertemu langsung dengan Mohamed Zghaib. Namun karena diyakinkan oleh Ketut Sudana bahwa yang bersangkutan adalah warga negara Indonesia dengan nama Agung Nizar Santoso. Apalagi yang bertanggungjawab adalah seorang aparat.
"Dia (Ketut Sudana) meyakinkankan data itu WNI, apalagi ada aparatur dibelakang, masak aparatur bohong," ujarnya.
Lebih lanjut Wayan Sunaryo mengatakan dia telah dijebak oleh Ketut Sudana. Hal itu karena andai saja Sudana mengaku yang bersangkutan WNA, tentu dia akan membuat surat rekomendasi sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Lagi, Bali Dihebohkan Video Mesum Mahasiswi PTS di Denpasar
"Dia bilang dia pernah ketemu, cuma dia tidak bilang kalau itu WNA, dia meyakinkan kalau itu WNI. Ya kita percaya sama teman dan niatnya membantu, makanya kita tu sudah kayak dijebak gitu," ungkapnya.
Untuk diketahui Mohamed Zghaib diamankan bersama pacarnya seorang perempuan WNA asal Filipina pada, Kamis (16/2) di sebuah rumah kos di daerah Denpasar Selatan.
Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Barron Ichsan mengatakan Mohamed Zghaib diamankan berdasarkan hasil sidak Tim Pora (Pengawasan Orang Asing) yang menemukan yang bersangkutan memiliki KTP, Kartu Keluarga, ATM.
Barron mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan pembuatan KTP bagi WNA tersebut. Apalagi menjelang tahun politik, kata Baron akan sangat rentan jika ada WNA yang miliki KTP.
"Alasannya belum jelas. Kita harus tahu alasan dia bikin KTP, apalagi ini menjelang (pemilu) 2024. Di 2024 ini untuk kita akan sangat membahayakan kalau ada orang asing bikin identitas WNI seperti itu. Tujuannya apa kita belum jelas," kata Baron pada Rabu, (8/3). (*/Aryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman