Suara Denpasar - Adaptasi live action dari serial game yang sangat popular, The Last of Us akhirnya selesai dirilis di HBO Go.
Serial ini sempat menuai sorotan khususnya bagi warganet tanah air karena menggaet aktris senior Indonesia Christine Hakim yang tampil di episode dua.
Merupakan sebuah serial yang mungkin ditunggu-tunggu kalangan gamers merupakan adaptasi dari game konsol PS3, PS4, dan PS5 dengan judul serupa.
Film yang dibuat oleh Neil Druckmann dan Craig Mazin, The Last of Us awalnya merupakan sebuah game bergenre action-adventure yang dikembangkan oleh Naughty Dog pada tahun 2013.
The Last of Us memiliki cerita kuat dengan menampilkan hubungan dua karakter Joel (Pedro Pascal) dan Ellie (Bella Ramsey) yang harus bertahan hidup di tengah wabah mutan fungus Cordyceps menyerang Amerika Serikat.
Kesan awal penayangan episode 1 The Last of Us mendapatkan banyak pujian dari para kritikus mulai dari pertunjukan, penulisan, musik, dan arah.
Yang menjadikannya salah satu adaptasi live action video game terbaik.
Sinopsis The Last of Us HBO
Dibuka dengan sebuah acara televisi pada tahun 1968, bertopik soal pandemik global yang disebabkan oleh jamur sangat mengerikan dari pada bakteri dan virus. Jamur ini datang dari genus Cordyceps.
Baca Juga: Emiten Data Milik Taipan Anthony Salim Cuan Rp367 Miliar
Dalam sebuah acara tersebut para ahli menjelaskan jamur ini hidup sebagai parasit yang bisa membunuh sang inang itu sendiri.
Dengan memberi contoh semut yang di dalam tubuhnya hidup jamur Cordyceps, semut tersebut kemudian kehilangan kendali tubuhnya dan 100 persen dikontrol oleh jamur.
Menurut peneliti ada lebih dari 600 spesies Cordyceps, dan ketika menemukan inang hidup Cordyceps akan mengambil alih tubuh dengan melahap pelan-pelan jaringan sel dan organ dari tubuh inangnya.
Pada film The Last of Us, awalnya Cordyceps tidak dapat hidup dalam tubuh manusia dikarenakan suhu tubuh manusia sangat hangat dan cuma bisa mencari inang seperti kumbang dan serangga.
Namun karena suatu mutasi akibat pemanasan global jamur-jamur itu bisa bertahan hidup dan berevolusi pada akhirnya dapat menginfeksi umat manusia yang menyebabkan kemusnahan masal.
Kelebihan The Last Of US HBO
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma