Suara Denpasar - Baru-baru ini beredar narasi mengejutkan tentang ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Drs. Hasto Atmojo Suroyo, M.Krim.
Dia disebut-sebut telah ditangkap karena menerima amplop dari terpidana mati Ferdy Sambo.
Informasi itu disebarkan oleh akun YouTube ANAK LORONG dalam video berjudul "Malam Ini ! Ketua LPSK Langsung Ditangkap, Setelah Terbukti Terima Amplop Dari Ferdy Sambo."
Video ini terbukti menarik banyak perhatian karena telah ditonton lebih dari 32 ribu kali sejak diunggah pada Selasa (14/3/2023) malam.
Lantas, benarkah klaim yang ada dalam video tersebut?
CEK FAKTA
Dalam video berdurasi 3 menit 57 detik tersebut, sang pengunggah awalnya menampilkan Ronny Talapessy yang berstatus sebagai pengacara Richard Eliezer atau Bharada E.
Dalam pernyataannya, Ronny menyayangkan sikap LPSK yang menghentikan perlindungannya terhadap Richard Eliezer.
Pencabutan perlindungan ini berkaitan dengan wawancara eksklusif yang dilakukan oleh Richard Eliezer dengan salah satu stasiun televisi swasta.
Baca Juga: Hobi Baca Buku? Ini 5 Tips Membuat Perpustakaan Mini di Rumah, Auto Betah!
"Menurut saya keputusan ini cukup tidak bijaksana dan merugikan tak terpenuhinya hak hukum dari Eliezer," ujar Ronny dalam video tersebut.
Narator kemudian berkata, "LPSK membuat keputusan tersebut setelah Bharada Eliezer melakukan wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta, di mana menurut LPSK telah melanggar aturan karena telah memberikan komentar terbuka terhadap awak media."
Kendati demikian, hingga video berakhir sang pengunggah sama sekali tidak menyinggung soal penangkapan ketua LPSK setelah terbukti menerima amplop dari Ferdy Sambo.
Faktanya, ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo memang sempat menerima amplop dari Ferdy Sambo. Namun dia langsung menolak pemberian tersebut tanpa tahu isinya.
"Waktu sudah selesai mau pulang, ada seseorang dari Pak Ferdy Sambo menyampaikan dua amplop besar yang diduga isinya adalah uang, tapi kita tidak tahu karena kita tidak membuka," kata Hasto seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (15/3/2023).
"Tapi langsung dikembalikan pada saat itu juga," tegasnya.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelusuran Suara Denpasar untuk cek fakta, dapat dipastikan klaim judul video unggahan YouTube ANAK LORONG di atas tidak relevan dengan isinya.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa klaim tentang penangkapan ketua LPSK usai menerima amplop dari Ferdy Sambo adalah salah dan narasi di atas dapat dikategorikan sebagai konten hoaks.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
Anak Merah Putih di Ujung Sabah
-
Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Prambanan Jazz 2026: Hemat Liburan dengan Promo Hotel & Kuliner dari BRImo
-
IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan
-
BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya
-
Gubernur Bali Bantah Tudingan Hambat Program MBG
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina