Suara Denpasar - Kekalahan PSIS Semarang atas Persija Jakarta pada pekan ke-31 menjadi kekalahan keempat secara beruntun di bawah pelatih anyar asal Malta, Gilbert Agius.
Laskar Mahesa Jenar mendapat kekalahan tipis dari Persija Jakarta dengan skor 0-1. Gilbert Agius kemudian meminta maaf dengan hasil pertandingan tersebut.
“Saya memohon maaf dengan hasil laga yang ada. Pertandingan sebenarnya berlangsung seimbang dan babak kedua kami dapat bermain lebih baik,” katanya, dikutip dari laman ligaindonesiabaru.com, Jumat (17/3/2023).
Diakuinya hasil ini cukup berat bagi tim, ia kemudian berdalih PSIS Semarang masih terpengaruh karena kehilangan beberapa pemain.
“Harus diakui ada beberapa pemain yang absen cukup mempengaruhi,” tuturnya.
Kekalahan keempat secara beruntun ini pun mengundang reaksi mantan pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic.
Pelatih asal Serbia ini ikut berkomentar pada akun medsos PSIS Semarang @psisfcofficial pada Kamis (16/2/2023).
“It’s lucky because there are no relegations, but it’s sad to see PSIS Like this!?(beruntung karena tidak ada degradasi, tapi menyedihkan lihat PSIS seperti ini)” tulisnya.
Komentar Dragan Djucanovic ini pun menuai beragam reaksi dari suporter.
Baca Juga: Sambut Arus Mudik Lebaran 2023, Pakar: Sebaiknya Ada Pengaturan Jam Angkutan Logistik
“Still believe ini you “mbah” (masih percaya denganmu), we’ll said (kami akan bilang) “aku bocahmu mbah”, balas @arman.fmx.
Dragan nampak memberi reaksi kepada komentar ini, ia kemudian mengklaim jika permainan terindah PSIS Semarang adalah saat dinahkodai olehnya.
“@arman.fmx My friend in my period the team played the most beautiful football in Indonesia (kawan dalam periode saya,tim bermain sepakbola paling cantik di Indonesia),” balas Dragan.
Dragan Djukanovic belumnya sempat mengundurkan diri dari PSIS Semarang pada 2021, ia kemudian didatangkan kembali.
Namun setelah sempat dinyatakan COVID-19 dan absen dalam beberapa pertandingan di Liga 1 2021/2022 Dragan Djucanovic tak pernah kembali.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
BRI Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir Lebong Secara Langsung
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Anime We Are Aliens Tampil di Cannes, Film Kolaborasi Jepang-Perancis
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Drama The Witch: Antara Kutukan dan Luka yang Diciptakan Manusia
-
Peran Jatmiko Dikuliti KPK, DPRD yang Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet