Suara Denpasar – Ini kan eranya millennials, makanya kebutuhan yang ada hampir di segala aspek kehidupan terutama dunia yang terus berkembang lebih pesat saat ini karena begitu cepatnya teknologi berkembang dan terus dilakukan inovasi-inovasi yang berkelanjutan.
Untuk itu sebagai manusia yang hidup di era ini perlunya penyesuaian diri, agar bisa menentukan mana pilihan yang tepat terhadap apa yang dibutuhkan. Tidak secara serampangan menginginkan semuanya tanpa melihat dibutuhkan atau tidaknya sesuatu itu. Maka dari itu, kita harus memahami cara hidup yang minimalis agar tidak tergerus oleh keadaan.
Lantas cara hidup minimalis itu seperti apa sih? Berikut ini ulasannya.
Dilansir dari kanal YouTube Sherly Annavita Rahmi, minimalism atau cara hidup minimalis menurut kak Sherly yang mengutip dari seorang pakar Kesehatan yang bekerja di Maple Holistic, Caleb Backe. Minimalism adalah focus on what really matters yang bermakna fokus pada hal-hal yang sangat penting. Dengan demikian apa yang kita anggap penting sebenarnya tidak, itu akan menjadi pembanding yang membuat kita bertumbuh atau tidak.
Bukan hanya barang, tetapi juga pertemanan, janji dan pertemuan serta aktivitas dan pilihan-pilihan sikap kita. Maka untuk memulai hidup minimalis harus melakukan ini.
1. Fokus pada Kebutuhan
Pertama, menurut Sherly Annavita, fokus pada kebutuhan bukan pada keinginan. Maka, untuk bisa menentukan kebutuhan yang mendasar kita harus mengurangi ego kita dalam melihat sesuatu, karena jangan sampai apa yang diinginkan lebih diutamakan dari yang seharusnya dibutuhkan.
2. Declutter
Tips yang kedua, declutter yaitu memilih dan memilah barang-barang yang masih dibutuhkan dan tidak. Cara ini cukup membantu untuk hidup minimalis. Mengurangi barang-barang yang tidak dibutuhkan tetap bisa dimanfaatkan dengan cara mendonasikannya kepada orang lain yang mungkin lebih membutuhkan atau bisa dengan menjualnya kembali.
Baca Juga: Lina Mukherjee Disentil Gus Miftah, Indra Bekti Dicerai Aldila Jelita Gara-Gara Agama
3. Menyederhanakan Cara Berpikir
Lanjut kepada tips yang ketiga adalah emotional minimalism. Istilah ini dimaknai sebagai menyederhanakan cara kita berpikir, merasa dan merespon sesuatu. Cara ini berguna untuk kita sehat secara emosi dan lebih bijaksana. Agar tidak mudah marah-marah terhadap sesuatu yang tidak penting dan hanya akan menguras energi.
4. Start with a Small Habit
Tips yang keempat, start with a small habit, but do it regularly. Suatu saat konsep minimalism ini bisa menjadi bagian dari karakter, pilihan cara berpikir dan rasa yang ingin kita pakai dalam merespons sesuatu. Untuk membentuk sebuah karakter bukanlah hal mudah tapi bukan berarti tidak mungkin. Caranya bisa dimulai dengan melakukan kebiasaan kecil yang baik seperti bersyukur. Lakukanlah secara konsisten.
5. Batasi Penggunaan Perangkat Teknologi
Tips yang kelima adalah digital minimalism. Artinya memilih atau membatasi penggunaan perangkat teknologi secara bijak. Lebih fokus saja pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan atau aktivitas professional. Seperti jenis gadget dan aplikasi, pilihlah yang sekiranya diperlukan. Dan harus ada kontrol dari diri sendiri, bukan sebaliknya teknologi yang menjadi pengontrol kita.
Berita Terkait
-
Mengenal Chat GPT, Aplikasi Cerdas yang Memiliki Dua Sisi
-
Istri Endar Priantoro Viral Dinarasikan Bergaya Hidup Mewah, KPK Koordinasi dengan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik
-
6 Fakta Cindy Angelina Anak Pejabat yang Mendadak Ikut Jadi Sorotan, Pendiri Brand Kosmetik?
-
Jokowi Minta Jangan Pamer Kekayaan di Instagram, Kaesang Pangarep Malah Pakai Topi Golf Mahal
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima, Harga Juara
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo