Suara Denpasar – PSIS Semarang mengalami masa sulit di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Yoyok Sukawi sebagai CEO PSIS Semarang membongkar borok tim yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu.
Pasalnya, dari tujuh laga terakhir, PSIS Semarang tak mencicipi kemenangan alias tiga kali imbang dan empat kali kalah beruntun.
Bahkan pelatih baru, Albert Agius baru mempersembahkan 1 poin untuk PSIS Semarang dari lima pertandingan yang didampinginya.
Kini Yoyo Sukawi menyuarakan evaluasi di tengah break FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Burundi.
“Evaluasi !!! Mumpung break fifa match day saatnya evaluasi besar, perbaiki koordinasi, persiapan, dan apapun itu demi @psisfcofficial,” kata Yoyok Sukawi dilansir dari Instagram @yoyok_sukawi.
Kekalahan beruntun dan cedera pemain PSIS adalah masalah besar bagi pemilik klub yang juga anggota DPR RI itu.
“Empat pertandingan mengalami kekalahan beruntun jelas bukan masalah kecil,” kata Yoyok Sukawi.
Karena bagi Yoyok, pemain cedera, jadwal yang padat, cuaca tidak bersahabat dan masalah kebugaran pemain itu semua hanya faktor yang juga dialami tim lainnya.
Baca Juga: Profil Umarali Rahmonaliyev, Bintang Uzbekistan Menjuarai Piala Asia U-20 2023
“(jadi) bukan alasan untuk membenarkan kekalahan,” tegasnya dalam unggahan usai kalah kontra persija Jakarta, 16 Maret 2023.
Meski demikian, ia meminta Laskar Mahesa Jenar tetap semangat untuk menjajal sisa pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.
“Semangat lagi @psisfcofficial ku, masih banyak sisa pertandingan untuk dilalui, kita harus akhiri kompetisi dengan kepala tegak untuk menyongsong kompetisi tahun depan yang lebih kompetitif,” tandasnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara
-
Penerapan B50 Dinilai Perlu Diiringi Reformasi Tata Kelola Biodiesel
-
Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!
-
Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel