/
Senin, 20 Maret 2023 | 04:35 WIB
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi (ANTARA Jateng)

Suara DenpasarPSIS Semarang mengalami masa sulit di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.

Yoyok Sukawi sebagai CEO PSIS Semarang membongkar borok tim yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu.

Pasalnya, dari tujuh laga terakhir, PSIS Semarang tak mencicipi kemenangan alias tiga kali imbang dan empat kali kalah beruntun.

Bahkan pelatih baru, Albert Agius baru mempersembahkan 1 poin untuk PSIS Semarang dari lima pertandingan yang didampinginya.

Kini Yoyo Sukawi menyuarakan evaluasi di tengah break FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Burundi.

“Evaluasi !!! Mumpung break fifa match day saatnya evaluasi besar, perbaiki koordinasi, persiapan, dan apapun itu demi @psisfcofficial,” kata Yoyok Sukawi dilansir dari Instagram @yoyok_sukawi.

Kekalahan beruntun dan cedera pemain PSIS adalah masalah besar bagi pemilik klub yang juga anggota DPR RI itu.

“Empat pertandingan mengalami kekalahan beruntun jelas bukan masalah kecil,” kata Yoyok Sukawi.

Karena bagi Yoyok, pemain cedera, jadwal yang padat, cuaca tidak bersahabat dan masalah kebugaran pemain itu semua hanya faktor yang juga dialami tim lainnya.

Baca Juga: Profil Umarali Rahmonaliyev, Bintang Uzbekistan Menjuarai Piala Asia U-20 2023

“(jadi) bukan alasan untuk membenarkan kekalahan,” tegasnya dalam unggahan usai kalah kontra persija Jakarta, 16 Maret 2023.

Meski demikian, ia meminta Laskar Mahesa Jenar tetap semangat untuk menjajal sisa pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.

“Semangat lagi @psisfcofficial ku, masih banyak sisa pertandingan untuk dilalui, kita harus akhiri kompetisi dengan kepala tegak untuk menyongsong kompetisi tahun depan yang lebih kompetitif,” tandasnya. *

Load More