- Pengungkapan jaringan penjualan anak lintas wilayah dimulai dari laporan orang hilang ke Polres Metro Jakarta Barat.
- Polisi berhasil menyelamatkan empat anak korban perdagangan orang yang dibawa hingga wilayah terpencil Sumatera.
- Sebanyak 10 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta TPPO.
Suara.com - Laporan anak hilang yang masuk ke Polres Metro Jakarta Barat berujung pada terbongkarnya jaringan penjualan anak lintas wilayah. Penelusuran polisi menyingkap praktik perdagangan orang yang menjerat bayi dan balita, hingga ke wilayah pedalaman Sumatra.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penyelidikan dimulai dari aduan masyarakat. Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian bergerak bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum serta Direktorat PPA dan TPPO Polda Metro Jaya.
“Dari penyelidikan, kami mendapat informasi keberadaan anak di wilayah Sumatra,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Medan yang dihadapi tim gabungan tidak ringan. Lokasi berada di daerah terpencil dengan akses terbatas dan membutuhkan waktu panjang untuk dijangkau. Polisi menggandeng Polda setempat guna menembus wilayah tersebut.
Seiring upaya penelusuran, kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, KPAI, serta Kementerian dan Dinas Sosial untuk memastikan keselamatan korban.
Hasilnya, empat anak berhasil diselamatkan dari praktik perdagangan orang. Mayoritas korban masih bayi berusia lima hingga enam bulan, sementara korban tertua baru berusia tiga tahun.
Keempat anak kini berada dalam perawatan Dinas Sosial DKI Jakarta. Polisi memastikan kondisi kesehatan fisik korban dalam keadaan baik dan pemantauan psikologis terus dilakukan.
Dalam pengungkapan ini, Polres Metro Jakarta Barat menetapkan 10 orang sebagai tersangka dengan peran berbeda. Seluruhnya ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Barat.
Para tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Baca Juga: Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penanganan perkara dilakukan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk perlindungan identitas dan pemenuhan hak korban.
“Pengungkapan ini adalah komitmen Polri melindungi anak dari segala bentuk kejahatan. Perdagangan anak merupakan tindak pidana serius yang melanggar hak asasi dan merusak masa depan anak,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan