Suara Denpasar – Publik sepakbola tanah dihebohkan dengan isu PSSI yang ingin mendatangkan Timnas Argentina.
PSSI ingin Timnas Argentina menjadi lawan Indonesia dalam laga uji coba. Isu tersebut dibalas netizen dengan mengaitkannya dengan Nasib liga 2 dan liga 3 musim 2022/2023.
Namun untuk mendatangkan Timnas Argentina, PSSI mesti menggelontorkan dana yang tidak sedikit.
Dikutip dari akun Instagram @gondesfootball, segini biaya yang harus dikeluarkan PSSI.
Untuk mendatangkan tim pemenang piala dunia 2022 itu, PSSI harus mempersiapkan dana sebesar 15-30 Milyar.
“Untuk mewujudkan rumor mendatangkan timnas yang baru juara piala dunia 2022 tersebut ternyata PSSI perlu merogoh kocek dalam-dalam”, tulis @gondesfootball dalam captionnya.
“Diperkirakan biaya kenaikannya bisa mencapai sekitar USD 1-2 Juta atau kurang lebih sekitar Rp15-30 Miliar”, lanjutan caption dalam unggahan tersebut.
Dengan jumlah puluhan milyar tu, netizen memberi komentar tentang isu tersebut dengan menghubungkannya dengan Nasib Liga 2 & 3.
Diketahui PSSI memilih untuk memberhentikan Liga 2 & 3 musim ini, namun menjanjikan format baru untuk musim depan.
Baca Juga: Teka-teki Siapa Sosok Pejabat yang Identitasnya Dirahasiakan KPK Usai Klarifikasi LHKPN
“Ketimbang menggulirkan liga 2 & 3 yg biayanya jauh lebih murah, lebih milih ngundang Timnas Argentina”, tulis @rntissi pada kolom komentar.
Namun ada juga yang berharap dana tersebut digunakan untuk mengadakan VAR untuk sepakbola Indonesia.
“Pkek ajja utk adakan VAR”, @eka_putamandha. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026